Gresik, suara-publik.com - Menjadi Kepala Desa saat ini, tidak cukup hanya dengan memenangkan pemilihan saja, melainkan juga harus punya visi yang bagus mengenai pembangunan ekonomi desa, Kepala desa era sekarang memiliki Peran yang menentukan grafik pembangunan maupun perekonomian desa.
Seperti Raden Mohammad Nur, Kepala Desa Sawahmulya, Sangkapura, Bawean Gresik, yang berkomitmen terus membangun Desa, segi ekonomi maupun infrastruktur, sejak dipercaya menjadi Kepala Desa (Kades) oleh masyarakat Desa Sawahmulya.
Dirinya langsung membuat program pembangunan prioritas sesuai aturan kementerian desa, pembangunan yang meluas yang bisa mengatrol ekonomi warga, “saya dan seluruh aparatur Desa akan terus bekerja untuk masyarakat desa Sawahmulya, ini semua berkat dorongan dan dukungan masyarakat Sawahmulya," Ujar Raden Muhammad Nur. Sabtu (10/4).
Pria yang akrab di panggil kak mamat ini menuturkan, sejak dilantik menjadi Kepala Desa Sawahmulya pada 31 juli tahun lalu dirinya mengaku selalu memikirkan terobosan-terobosan yang bisa membuat Desanya maju, dari segi pembangunan juga ekonomi, “dengan semua program di awal saya memimpin saya berharap bisa memberikan dampak kemajuan ekonomi masyarakat meski belum maksimal karena di tahun pertama, namun kami terus mendorong dan mengembangkan Kelompok kelompok usaha kecil yang ada disini, dan terus memberikan program terbaik dalam rangka peningkatkan ekonomi,” Lanjutnya kepada suara-publik.com. Sabtu (10/4).
Disinggung terkait situasi pasca Pilkades tahun lalu, Raden Muhammad Nur memaparkan jika amanah besar ini berkat doa dan dukungan semua elemen masyarakat yang akan jadi modal utamanya dalam membangun desa.
“Tanpa kebersamaan pembangunan di desa yang kita cita-citakan selama ini akan sulit tercapai. Untuk itu, semangat gotong royong harus kita bangun mulai hari ini untuk masyarakat desa yang lebih baik,” ungkapnya.
Kerenggangan yang muncul akibat berbeda pilihan politik saat pilkades kemarin harus segera diakhiri, karena sejatinya, siapapun yang terpilih bertanggungjawab mengatasi semua persoalan di desa.
Apakah itu menyangkut keterbatasan infrastruktur pendukung, sarana kesehatan, pendidikan, kegiatan keagamaan, pemberdayaan masyarakat maupun berbagai persoalan krusial lain.
Prinsipnya, lanjut Pria yang juga pengusaha ini, Desa Sawahmulya dalam enam tahun kedepan mesti menjadi wilayah yang unggul, tentunya, dengan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.
“Kita punya banyak potensi yang luar biasa, mulai dari sektor pertanian, perikanan maupun peternakan. Tinggal bagaimana memberdayakan masyarakat, mengelola anggaran DD/ADD secara transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.
Berbagai rancangan pembangunan tersebut diakui masih sebagian kecil dari sejumlah program yang tertuang dalam penyampaian visi misinya sebelum menjabat.
“Kuncinya masyarakat kembali bersatu, menjaga keharmonisan agar program-program yang kita susun bersama terealisasi dan sesuai harapan,” pungkasnya.(Wahyudi/Imam. S).
Editor : Redaksi