suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Melanggar Jam Malam, 65 Orang di Ciduk, 1 Orang Diduga Positif Covid-19.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Gresik, suara-publik.com Patroli skala besar kembali dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, Jawa Timur, perihal aturan jam malam PSBB, Sabtu, 3/5/2020.

Sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat nongkrong menjadi target petugas.

Dalam operasi yang dilakukan pada malam kelima sejak diberlakukannya PSBB, masih banyak ditemukan warung kopi yang tetap beroperasi meskipun sudah diatas pukul 21.00 WIB.

Untuk menghindari operasi jam malam yang dilakukan petugas gabungan, pemilik warkop sengaja mematikan lampu penerangan agar tidak diketahui petugas.

Mereka beroperasi tanpa menggunakan lampu penerangan.

Sayangnya, upaya yang dilakukan pemilik warung kopi itu gagal. Petugas mengetahui modus yang mereka lakukan.

Alhasil, sebanyak 65 orang dibawa ke Mapolres Gresik untuk dilakukan pendataan. Mereka melanggar jam malam.

“Pemilik warung beserta pengunjungnya kami amankan semua ke Mapolres Gresik,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo.

Selain diberikan teguran lisan, mereka juga diperiksa kesehatannya. Satu persatu diperiksa suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun di halaman Mapolres Gresik.

Dari 65 orang yang diperiksa, 6 diantaranya memiliki suhu tubuhnya diatas 37°C. Sehingga petugas melakukan pemeriksaan lanjutan dengan rapid test.

Satu orang diantara yang dilakukan rapid test diduga positif covid-19. “Enam orang yang dilakukan rapid test hasilnya adalah lima orang negatif, dan 1 orang lagi diduga positif.

Tetapi untuk memastikan kebenarannya kita masih menunggu hasil swab,” lanjut Kapolres Gresik.

Sambil menunggu hasil swab, satu orang yang diduga positif covid-19 diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Warung yang sempat dikunjungi juga telah dilakukan penyemprotan dengan menggunakan cairan disinfektan.

“Kalau hasil swab positif, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Gresik. Kalau negatif maka dia tetap harus isolasi mandiri,” pungkasnya.(Imam. S)

Editor :