Surabaya, Suara Publik - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penggunaan sistem perdagangan elektronik atau e-commerce sebagai solusi bagi koperasi dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya di tengah Pandemi COVID-19.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (13/5), DR. Mas Purnomo Hadi, MM di ruang kerjanya, di Jl Juanda Surabaya.
Purnomo mengatakan bahwa pada masa pandemi covid 19 tersebut, pihak nya menyampaikan pada para pelaku usaha ini untuk lebih meningkatkan kerjasama secara pasar online. Pasalnya, dengan menggunakan jasa online pelaku usaha masih bisa bertahan.
"Sebelum masa pandemi corona, ada yang sebagian menggunakan jasa online, tapi dengan kondisi saat ini semuanya harus berjalan secara online dengan kerjasama seperti tokopedi, gojek, grab, bli-bli dan lainnya," ujar nya.
Dari survei dilapangan, menurut nya pola konsumsi masyarakat di tengah Pandemi COVID-19 berangsur-angsur berubah, yakni beralih dari offline menjadi online. Bahkan menurut Purnomo “Stay at Home Economy” akan menjadi tren ekonomi di masa yang akan datang.
“Masyarakat Jawa Timur mengalami perubahan pola konsumsi yang awalnya offline sekarang menjadi online. Bahkan diprediksi bahwa Stay At Home Economy akan menjadi tren di masa yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut Purnomo mengatakan,UMKM yang berpotensi pada masa sekarang ini adalah sektor makanan dan minuman. Sedangkan, yang memproduksi produk kesehatan terkendala bahan bakunya.
"Khusus UKM makanan dan minuman berjalan lumayan sekitar 1 jutaan, mereka akses digital teknologi elektronik. Fashion masih berjalan. Kalau sabun usaha kecil madih terkendala bahan baku dan perijinannya," jelasnya.
Purnomo menghimbau kepada para UKM agar menjaga kebersihan dan protokol kesehatan dari pemerintah.
"Untuk UKM selalu menjaga protokol kesehatan dalam aktifitasnya, baik di produksi maupun di pasar tetap physicsl distancing (jaga jarak), selalu memakai masker jangan lupa cuci tangan dengan sabun," Harapnya. (anDre)
Editor : Redaksi