suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ratusan Petani Turirejo Gelar Aksi Demo, Ada Apa?

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Gresik, suara-publik.com Puluhan warga Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, melakukan aksi unjuk rasa di rest area Tol KLBM, Jumat (15/5/2020).

Mereka menuntut agar PT. WBW (Wisata Bumi Wira) sebagai penanggungjawab tol merealisasikan janjinya. Yakni membuat akses jalan usaha tani dan mengembalikan drainase seperti semula.

Menurut salah satu anggota BPD Desa Turirejo menjelaskan, sejak adanya Tol KLBM para petani desa Turirejo susah bertani di persawahan yang terletak di sebelah timur tol. "Sejak adanya tol ini kami para petani tidak bisa menggarap sawah lagi," katanya sambil membawa poster bertuliskan tuntutan.

Dirinya berharap pihak WBW peduli terhadap masyarakat yang terimbas proyek tol. Aspirasi warga harus dipenuhi. "Pihak WBW harus segera membuatkan jalan usaha tani dan kembalikan drainase saluran air seperti semula," tegasnya.

Sementara itu, Kasbun, tokoh masyarakat setempat meminta pihak WBW agar segera merealisasikan tuntutan warga. Jika tidak, aksi serupa akan digelar dengan massa yang lebih besar. "Tuntutan kami harus dipenuhi. Kalau tidak, kami akan menggelar demo lagi dengan jumlah massa yang lebih besar," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LSM FPSR (Front Pembela Suara Rakyat) Gresik, Aris Gunawan mengatakan, dirinya bersama anggotanya akan terus mengawal masyarakat untuk mendapatkan hak mereka.

Dengan adanya proyek Tol KLBM ini para petani asal Desa Turirejo terbengkalai. Mereka tidak bisa lagi menggarap sawah. Dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat sampai titik darah penghabisan.

"Kami bersama warga akan terus memperjuangkan tuntutan ini. Janji WBW harus dipenuhi agar masyarakat bisa beraktifitas kembali seperti dulu," kata Aris dengan tegas.

Sementara, pihak pelaksana Tol KLBM hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintai keterangan untuk memberikan klarifikasi.(tim)

Editor :