suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Lantik Pengurus Pac Gerindra, Alif Ingatkan Kader Untuk 1 Komando Menangkan QA.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Gresik, suara-publik.com Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gresik,Asluchul Alif mengukuhkan empat pengurus PAC (Pimpinan Anak Cabang) tahap I di Posko Pemenangan Pasangan Qosim-Alif (QA) Jalan Kalimantan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar, Sabtu (15/8/2020).

Keempat PAC dimaksud, yakni PAC Kebomas, Gresik, Manyar, dan Bungah.

Hadir dalam pelantikan tersebut, yakni Ketua DPC Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Asikin Hariyanto, Bendahara Nur Saidah, Anggota DPR RI Kilmi, dan Perwakilan DPD Gerindra Jatim A.Rofiq.

Asluchul Alif dalam sambutannya meminta kepada pengurus PAC setelah dilantik harus satu komando untuk pemenangan pada 9 Desember nanti. "Setelah dilantik pengurus tak satu komando berdasarkan instruksi DPP harus keluar.

Gerindra itu satu komando. Perintah Ketum DPP Gerindra Pak Prabowo Subianto, tak satu komando harus dikeluarkan," tegasnya.

Alif menekankan , jika sudah masuk Gerindra wajib satu komando, sesuai dengan arahan DPP Pusat. "Jika ada pengurus tak satu komando tidak diamputasi (dipotong), maka akan merusak Gerindra," terangnya.

Setelah pelantikan, imbuhnya, maka akan ada tugas kepada para pengurus. Tugas terdekat adalah memenangkan pasangan M Qosim-Asluchul Alif (QA) yang telah direkom DPP Gerindra, direkom Ketum Prabowo Subianto running pada Pilbup Gresik 2020.

"Jika ada yang tak patuh, maka harus keluar, harus diamputasi, ini perintah Pak Prabowo yang harus dijalankan," cetus Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Alif meminta, setelah dilantik, pengurus PAC harus konsolidasi dan membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting (desa). "Langkah ini untuk menguatkan jaringan untuk memenangkan pasangan QA di Pilbup Gresik 2020," jelasnya.

Alif menyatakan bahwa kesolidan adalah kunci untuk meraih kemenangan dalam memperjuangkan pasangan QA di Pilbup Gresik 2020.

Makanya, Alif meminta kepada pengurus dan kader Gerindra agar bisa berkomunikasi dan kerja sama dengan PKB yang telah mengusung QA.

"Saya juga meminta semua bisa bekerja sama dengan PKB, tim dan relawan yang membantu QA, jangan arogan. Sedikitnya ada 26 relawan pendukung QA yang harus diajak bekerja sama," ungkapnya.

Alif meminta dalam memperjuangkan kemenangan QA harus santun dan tidak arogan. "Ajak masyarakat untuk memenangkan QA dengan santun," pintanya.

Pada kesempatan ini, Alif lagi-lagi mengingatkan kesuksesan Gerindra Gresik karena kesolidan bersama. Hal ini terbukti, pada Pileg 2019 lalu, Gerindra jadi runner up dengan 8 kursi di DPRD.

"Itu tak bisa diraih kalau tak ada kesolidan. Jangan ada yang merasa dibuang," katanya. Alif mengaku bahwa kemarin struktur Partai Gerindra masih belum utuh, terpecah-pecah. " Itu mungkin kesalahan saya. Makanya, saat ini saya perbaiki," terangnya. (imam/wahyu)

Editor :