Gresik, suara-publik.com - DPC Partai Gerindra Gresik mengukuhkan empat pengurus pimpinan anak cabang (PAC) Minggu, (23/8) bertempat jl. Ngemboh RT 01 RW 01 Desa Ngemboh Kecamatan Ujungpangkah.
Keempat PAC itu adalah PAC Partai Gerindra kecamatan Sidayu, Dukun, Ujungpangkah dan Panceng.
Hadir dalam pelantikan tersebut, yakni Ketua DPC Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Asikin Hariyanto, Bendahara Nur Saidah.
Ketua DPC Partai Gerindra Asluchul Alif dalam sambutannya meminta kepada pengurus PAC setelah dilantik harus satu komando. Sebab, hal ini merupakan instruksi DPP yang wajib dipatuhi.
"Setelah dilantik pengurus tak satu komando berdasarkan instruksi DPP harus keluar. Gerindra itu satu komando. Perintah Ketum DPP Gerindra Pak Prabowo Subianto, tak satu komando harus dikeluarkan," tegasnya.
Oleh karena itu, lanjut Alif, jika sudah masuk Gerindra wajib satu komando. "Jika ada pengurus tak satu komando maka akan diamputasi (dipotong), karena jika tidak bakal merusak Gerindra," terangnya.
Setelah pelantikan, imbuhnya, maka akan ada tugas kepada para pengurus.
Tugas terdekat adalah memenangkan pasangan bacabup Mohammad Qosim dan bacawabup Asluchul Alif (QA) yang telah direkom Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto running pada Pilbup Gresik 2020.
"Jika ada yang tak patuh, maka harus keluar, harus diamputasi, ini perintah Pak Prabowo yang harus dijalankan," cetus Wakil Ketua DPRD Gresik ini.
Alif meminta, setelah dilantik, pengurus PAC harus konsolidasi dan membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting (desa). "Langkah ini untuk menguatkan jaringan untuk memenangkan pasangan QA di Pilbup Gresik 2020," jelasnya.(Imam)
Editor : Redaksi