suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BBM Illegal Banyak Dibekingi Oknum Polisi (bagian-1)

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
SURABAYA(suara-publik.com)-Keseriusan Polri dalam menyingkapi kasus BBM illegal seperti Solar dipastikan hanya setengah hati. Penyebabnya, karena oknum polisi dari polsek hingga Polda Jatim telah mendapat upeti setiap bulan dari pengusaha BBM illegal. Jumlah cukup variatif, mulai Rp. 1.500.000 sampai Rp. 30.000.000,-/bulan. Ironisnya, kebejatan berjamaah ini sudah berjalan cukup lama.

 

Berdasarkan data yang diperoleh suara-publik.com (Suara Publik Grup), salah satu perusahaan BBM illegal setiap bulannya diduga menyetorkan upeti kepada Polsek Tikung, Pucuk, Blimbing, Manyar, Sukodadi, Lamongan Kota, Mantup, Porong, Turi  Polres Lamongan, Sukomanunggal, Polsek Tandes, dan lainnya.

Sementara sekelas polres yang mendapat jatah rutin yakni diduga Polres Bojonegoro, Lamongan, Mojokerto, Bangkalan, Gresik, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Polrestabes Surabaya dan lainnya.

Oknum polisi di polsek secara pribadi ada yang mendapatkan minimal Rp. 500.000,-/bulan. Oknum polisi di polres secara pribadi ada yang memperoleh Rp. 1.000.000,-/bulan, namun bisa lebih Rp. 30.000.000,- dengan alasan, misalnya untuk pembangunan kantor polres. Paling banyak adalah oknum polisi di Polda Jatim yang secara pribadi atau kelompok bisa mendapatkan Rp. 10.000.000,- hingga Rp. 30.000.000,-/bulan.

Bahkan menurut sumber, salah satu perusahaan BBM illegal yang bekerja sama dengan banyak SPBU nakal (kini masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya) bisa mendapat keuntungan milyaran rupiah setiap harinya, dengan modus tangki kencing.

Pernah suara-publik.com gagal mengkonfirmasi pihak Polda Jatim, lantaran dianggap tidak terdaftar sebagai Wartawan di pokja Polda Jatim. (ono) Foto ilustrasi tangki BBM illegal (bersambung...)