SURABAYA - SUARA PUBLIK. Polsek Sukomanunggal berhasil mengungkap
jaringan judi togel antar kota yang sudah beroperasi selama 2
tahun, Sabtu (13/2/2016). Dalam penggerebekan, empat orang berhasil diamankan.
Selain empat orang pelaku, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang
bukti yang terdiri dari sejumlah kertas rekapan dan sms hp rekapan.
Pengungkapan jaringan judi togel tersebut berdasarkan informasi warga, setelah itu
anggota Polsek Sukomanunggal melakukan pengintaian. Dari hasil pengintaian itu salah
seorang penombok bernama moch Husen (67) warga jl tembok dukuh Gg VII. No 8
surabaya,di tangkap petugas Polsek Sukomanunggal.
Dari pengakuan moch Husen bahwa dirinya titip nomer judi togel ke seorang
bernama , Surono Eko Atmojo (37), warga Sambi Taman Sidoarjo yang sebagai
pengecer. Mat Rozin (46) warga Buduran, Sidoarjo sebagai pengepul, serta Abdul
Rosyid (63), yang juga warga Buduran Sidoarjo sebagai bandarnya.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, AKP Sukuco, modus operandi yang
dilakukan komplotan jaringan togel tersebut, bermula saat Rosyid yang menjadi
bandarnya, mengajak salah satu temannya yang sebagai perantara untuk melakukan
pengeceran nomor-nomor togel ke wilayah Surabaya. Kemudian ia melakukan
transaksi di wilayah Jl. Gemblongan, denga para pengepul serta penomboknya.
"Ke empat pelaku ini melakukan transaksi 5 (lima) kali dalam
seminggu, dalam sekali bukaan beromset mencapai 3 juta. Dan jika di hitung
dalam seminggu sudah mencapai 15 juta, serta sebulan di perkirakan kurang lebih
mencapai 60 juta," beber AKP Sukoco Sabtu (13/2/2016).
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal dibawah pimpinan AKP Sukoco tengah
mengembangkan kasus jaringan togel tersebut ke Sidoarjo. Sebab, diduga kuat
kasus tersebut melibatkan pihak-pihak terkait sesuai barang bukti yang
ditemukan. "Jika masih ada bandar lain dalam jaringan togel itu, pihaknya
akan menggulungnya," tegasnya. (TOM)
Editor : Pak RW