SURABAYA - SUARA PUBLIK. Kasus pengeroyokan terhadap
Prasetyo Wibowo (16) warga Pondok Benowo Indah N no.9 Surabaya di Jalan Sememi
pada hari Minggu (3/4/2016) dini hari kemarin kini menemui titik terang.
Lima dari sembilan pengeroyok berhasil di Amankan oleh Unit Jatanras
Polrestabes Surabaya bekerjasama dengan Crime Hunter Polsek Benowo dan
pelakunya kini dijebloskan ke sel tahanan Mapolrestabes Surabaya.
Lima pelaku tersebut diantaranya Novan Muktamar alias Gosong (21) asal Jalan
Made, Soni alias Kambing(18) asal Jalan Bandarejo, Ovan Candra alias Gova (21)
asal Griya Citra Asri , Nur Rohman alias Bonong (19) asal Jalan Klakah dan AG
(17) asal Jalan Bandarejo Sememi Benowo Surabaya.
Tersangka Soni mengungkapkan pengeroyokan ini tidak terencana. Pengeroyokan ini
bermula dari perselisihan antara temannya berinisial DN (DPO) dengan korban.
Saat itu DN dan rombongan korban yang sama-sama mengendarai motor beriringan di
Jalan Kandangan Surabaya.
"Tanpa sengaja DN dan rombongan korban saling adu pandang. DN pun mengaku
ditempeleng dan mereka sempat bertengkar di lokasi",kata Soni.
Pertengkaran ini tidak seimbang Korbanpun bersama lima temannya melawan DN dan
teman-temannya. Karena kekuatan tidak seimbang, DN menyalakan motor dan
melarikan diri. DN menemui teman-temannya yang sedang pesta miras. Setelah
mendengar cerita DN, teman-temannya sepakat menghadang korban dan rombongannya.
Mereka yakin Korban dan lima temannya akan melewati lokasi.
Akhirnya Prasetyo dan lima temannya memang melintas di lokasi. DN dan
teman-temannya langsung mengeroyok korban dan lima temannya. Lima teman korban
berhasil melarikan diri. Tapi korban tidak bisa melarikan diri. Setelah puas
menghajar korban, para pelaku ini langsung meninggalkan lokasi begitu
saja."Tidak ada yang menolong. Kami meninggalkan korban di lokasi", imbuh
Soni,Selasa(05/04).
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete mengatakan,
pengeroyokan ini melibatkan Sembilan orang. Lima orang sudah berhasil ditangkap
di rumahnya, dan empat orang lainnya masih dalam Pengejaran".lanjut
takdir.
” Korban mengalami luka tusukan di punggungnya. Sampai sekarang korban masih
menjalani perawatan di RS Dr Soetomo Surabaya",jelas Takdir .
Takdir menambahkan, pengeroyok meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah.
Lima teman korban yang sempat meninggalkannya menemukan korban tergeletak di
pinggir jalan. Sedangkan motornya tergeletak tidak jauh dari korban. Tapi motor
itu tanpa kunci.(TOM)
Editor : Pak RW