suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diduga Hasil Hubungan Tidak Resmi, Bayi Prematur Ditanggalkan Begitu Saja

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Rumah Sakit Muji Rahayu jln Manukan Wetan no.86 kec.tandes Surabaya,pada hari jum'at 8/4/2016 sekitar pukul 15.00 wib. di kejutkan dengan lahirnya seorang bayi prematur, dari seorang perempuan (ibu) yang mana bayi malang tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Seorang ibu yang melahirkan bayi prematur tersebut bernama, Novina sera yang di ketahui belakangan indekos di jln Bibis Tama 1 no.45 Tandes Surabaya. Pada saat Novina sera datang berobat ke rumah sakit Muji Rahayu di antar seorang laki laki yang mengaku suami dari Novena, laki laki tersebut bernama Georgiu Kleu

Nah, pada Saat Novena mendapat giliran di panggil masuk ke ruang periksa dokter kandungan, Novena merasa sakit pada kandungannya, akhirnya tim medis Dokter kandungan Pihak rumah Sakit Muji Rahayu langsung menanggan. Tanpa di sengaja lahirlah seorang bayi prematur yang sudah tidak bernyawa berkelamin laki laki.  

Entah apa yang ada di benak ke dua orang tua yang telah melahirkan bayi prematur tersebut, sehingga tega meninggalkan dan Kabur dari rumah sakit. Sebelum menyelesaikan Administrasinya, selanjut pihak Rumah Sakit akhirnya mencari di tempat kos di jln Bibis Tama 1 no,45 Surabaya. Namun apa yang di dapat pihak Rumah Sakit? Ternyata orang yang dicari tidak ada di tempat.

Setelah di tunggu sampai 1x24 jam oleh pihak rumah Sakit,namun belum juga ada penyelesaian dari orang tua si bayi yang malang maupun pihak keluarga, akirnya pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut kepada polsek Tandes pada hari sabtu (9/4/2016).

"Kapolsek Tandes Kompol H.T Harahap membenarkan, pihaknya sudah menerima laporan atas kejadian itu," kami sudah mendatangi tempat kos orang tua bayi itu. tetapi orang tua tersebut tidak ada di tempat, hingga kini kami masih berusaha mencari keberadaan orang tua bayi tersebut." Terangnya, minggu (10/4).  

Kini bayi yang malang tersebut,di bawa ke rumah sakit dr Sutomo Surabaya, untuk di tindak lanjut visum, guna untuk mengetahui penyebab kematiannya.(TOM)

Editor :