SURABAYA - SUARA PUBLIK. Setelah mengobok obok kampung Narkoba, di jalan Kunti kamis 13/4/2016 dini hari kemarin yang berhasil mengamankan tiga orang sebagai pengedar Narkoba. Sebelumnya Razia Gabungan juga merazia, Club , Pub dan tempat hiburan lainya di Kedungdoro dan sekitarnya.
Kini petugas gabungan (Badan Narkotika Nasional Kota)BNNK
Jatim beserta jajaran dari Unit Sat Reskoba Polrestabes Surabaya di bantu
jajaran samping Gartap dan Satpol PP Surabaya Jum't 14/4/2016
kembali menggelar razia Bersih Narkoba.di tempat Hiburan Malam dalam operasi
Bersih Narkoba tersebut, BNNK beserta Sat Reskoba Polrestabes Surabaya di bantu
jajaran samping dari Satpol pp dan Gartap III berhasil mengamankan Lima orang
positif pengguna Narkoba.
Tepat pukul 00.30 wib Petugas BNNk di bantu Anggota Sat Reskoba Polrestabes
Surabaya beserta jajaran samping dari Garnisun dan Satpol pp mendatangi
Gate 9 Karaoke jalan tunjungan Surabaya. Di Gate 9 Karaoke tersebut, Anggota
BNNK dan Sat Reskoba Polrestabes tidak membuahkan hasil dari 20 orang
diantaranya 9 orang pengunjung dan 11 orang karyawan. Setelah di lakukan tes
Urine satu persatu dari 20 orang tersebut di. Ketahui negatif,
Selanjutnya Anggota BNNK beserta Anggota Sat Reskoba beserta jajaran samping
bergerak ke arah Embong Malang. Tim Gabungan berpencar menjadi tiga titik
berada di Kompleks Ruko di cafe Jl Embong Malang. Di cafe embong
Malang tersebut Anggota Gabungan berhasil mengamankan puluhan jrigen miras. Serta
tiga pemuda yang kedapatan membawa Air Soft Gun.
Ketiga pemuda yang diketahui bernama A F (20), A D (19) dan I A(23),
mereka berusaha menghindari petugas dan memilih bertahan di Mobilnya. Saat
dilakukan penggeledahan, petugas mendapati Air Sof Gun.
Dihadapan petugas, A F mengaku memegang Air Sof Gun karena takut dirampok saat
pulang ke Madura," Ini buat jaga diri pak, karena saya takut di
rampok," ucapnya kepada petugas.
Dirinya sempat menunjukan copy surat izin yang dipegangnya, namun tidak sesuai
dengan identitasnya," ini memang punya saya, tapi saat minta izin di Polda
Jatim, nama saya ganti," ungkapnya dengan nada sedikit gugup.
Petugas yang curiga dengan nada bicara ketiganya, memintanya untuk mengikuti
test urine dan positif mengandung Narkoba jenis ineks dan shabu. Mereka mengaku
hanya mengkonsumsi Ineks di Diskotek Kawasan Tunjungan.
"Saya tidak pernah pakai shabu pak, hanya ineks saja waktu di di diskotik
station, itu juga sekali saja," cetus Imron.
Selain menggelandang ketiganya ke Mapolrestabes Surabaya, petugas juga
mengamankan satu pucuk Senpi jenis Air Soft Gun dan mobil Honda Jazz Putih L 11
M.(TOM)
Editor : Pak RW