SURABAYA - SUARA PUBLIK. Aksi kawanan pembobolan Anjungan
Tunai Mandiri (ATM) di minimarket, kembali mengintai Surabaya. Terbukti, kawanan
pembobol yang berjumlah dua orang terekam CCTV pada saat menyatroni mesin ATM
di Indomaret Jalan Kedung Cowek, Surabaya.
Aksi pembobolan yang terekam CCTV ini terjadi Selasa (3/5/2016) dini hari,
sekitar pukul 02.34 wib. Dua lelaki setengah telanjang, masuk ke dalam
Indomaret melalui atap. Setelah masuk ke dalam, keduanya bergegas menutup CCTV
yang ada di dalam Indomaret.
Dengan menggunakan kantong plastik dan kain, seorang pelaku yang memakai topi
menutup CCTV tepat diatas ATM. Sedangkan pelaku lainnya membantu dari bawah
sebagai pijakan.
Dari rekaman itu, terlihat pelaku memakai celana jeans warna gelap dan putih.
Keduanya menutup wajah dengan kaos yang dikenakan untuk tidak diketahui identitasnya.
Tidak hanya itu, pelaku yang mengenakan topi juga terlihat membawa alat
menyerupai linggis. Setelah selesai menutup cctv, keduanya mencoba merusak ATM
dengan alat yang dibawanya.
Namun usaha itu sia-sia, mesin ATM tak kunjung bisa dibuka. Hasilnya, kedua
pelaku menggasak uang di laci kasir sebesar Rp 400 ribu. Serta barang-barang
seperti rokok dan parfum.
Setia Budi pegawai Indomaret mengatakan, kejadian pembobolan ATM itu baru
diketahui sekitar pukul 07.00 wib. Saat itu, Budi tak berani masuk ke dalam
Indomaret lantaran masih datang seorang diri.
"Sesuai SOP nya, pintu dibuka kalau lebih dari satu orang. Setelah saya
lapor ke atasan, saya langsung ke Polsek Tambaksari," katanya, Rabu
(4/5/2016).
Menurut Budi, pelaku masuk dari atas Indomaret kemudian langsung menyasar cctv.
Baru merusak dua mesin ATM. "Mungkin karena ATM nya tak bisa dibuka,
mereka mengambil barang dan uang di kasir. Diperkirakan kerugiannya kurang
lebih Rp 10 juta," jelas dia.
Semantara itu, Kanitreskrim Polsek Tambaksari AKP Nadhiar membenarkan
terjadinya pembobolan dua mesin ATM di Indomaret Tambaksari. Dan hingga kini
masih mendalami kasus itu. "Kami masih periksa saksi-saksi dan rekaman
cctv," katanya
Terpisah, Kanitresmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi mengungkapkan,
bahwa komplotan pembobol ATM ini merupakan seperti pemula. Sebab, diketahui
saat di TKP, mesin ATM di Indomaret itu di rusak namun tidak dengan membuka
tempat keluarnya uang.
Dari cara membobolnya, lanjut Agung, terlihat hanya bagian-bagian tertentu
saja, seperti kesulitan. Tak hanya itu, mesin didalamnya juga tidak mengalami
kerusakan. "Komplotan pembobol ATM ini seperti pemula, kurang ahli. Mereka
juga tidak bisa mengambil uang di ATM tersebut," jelas Agung.(TOM)
Editor : Pak RW