SURABAYA - SUARA PUBLIK. Aksi Kawanan perampok kembali mengintai kota
Surabaya. Kali ini, para pelaku Beraksi di sebuah Gedung Sekolah Menengah
Pertama(SMP) Negeri 26 di jln Banjar sugihan 21 Surabaya. Aksi kawanan
yang diperkirakan berjumlah sekitar lima orang tersebut berhasil mengobok-obok
ruang (kasek) Kepala Sekolah,Tata Usaha dan ruang Laboratorium.
Sebelumnya, para pelaku terlebih dahulu berhasil melumpuhkan 3 Satpam yang
berjaga di Gedung sekolah tersebut, dini hari sekitar pukul 03.15 wib tadi,
tiga satpam berhasil dilumpuhkan dengan ancaman senjata tajam dan pistol yang
diperkirakan dilakukan oleh lima orang pelaku bercadar.
Setelah para satpam yang disekap berhasil melepaskan diri dari ikat dan mata
dilakban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tandes. Selanjutnya Polsek
Tandes berkordinasi dengan anggota Polrestabes Surabaya
Anggota Inafis Polrestabes Surabaya langsung mendatangi lokasi kejadian di Sekolah
Menengah Pertama (Smp) Negeri 26 Surabaya Jalan Banjar Sugihan 21 Kecamatan
Tandes. Satu persatu Anggota melakukan pemeriksaan dibeberapa tempat. Diantaranya
Ruang Kepala Sekolah, Tata Usaha serta Laboratorium.
Dari kejadian ini para pelaku berhasil mengondol barang barang berharga milik SMP Negeri 26 berupa proyektor serta brankas berukuran 40 persegi yang berisi uang. Sementara TV LCD gagal dibawa pelaku yang berada di loby sekolah.
Tiga korban satpam tersebut masing-masing Sumarto, Ahmad
Sufi'i di ikat tangan kaki dengan tali plastik serta mulut dan mata di lakban. Keduanya
tanpa melakukan perlawanan, sementara Suliswanto yang tertidur di Musholla
tidak menngetahui peristiwa tersebut. Korban yang disekap berhasil melepaskan
diri setelah keduanya sambil ngesot membangunkan Suliswanto yang berada di Musholla.
menurut keterangan salah satu korban sumarto satpam yang berjaga digedung
sekolah mengatakan, dirinya ditodong dengan senjata api jenis pistol dan sajam
jenis celurit ketika keluar dari ruang guru mengambil air minum "jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Tandes Kompol Harahap saat dikonfirmasi menjelaskan,
sementara ini ke tiga Satpam sekolahan dibawa ke Polsek Tandes untuk dilakukan
pe meriksaan lebih lanjut. Apakah
kejadian ini mereka ada keterlibatan dengan pelaku atau
tidak"pungkasnya.(TOM)
Editor : Pak RW