GRESIK, (suara-publik.com) – Deru bus mudik yang kian menjauh dari halaman Kantor Pemkab Gresik nyaris memupus harapan sepasang suami istri asal Situbondo untuk pulang kampung. Terlambat 45 menit dari jadwal keberangkatan, keduanya hanya bisa pasrah—hingga aksi cepat Satlantas Polres Gresik mengubah segalanya lewat kejaran dramatis hingga kawasan Tol Tandes.
Pasangan tersebut tiba di lokasi keberangkatan pukul 08.15 WIB, sementara bus telah diberangkatkan tepat pukul 07.30 WIB. Harapan pun seolah sirna, menyisakan kebingungan di tengah lokasi yang mulai lengang.
Namun situasi itu tak berlangsung lama. Personel Satuan Lalu Lintas yang berjaga segera menangkap kondisi tersebut dan melaporkan kepada pimpinan agar tidak ada pemudik yang tertinggal.
Kasat Lantas Polres Gresik, Nur Arifin, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima instruksi.
"Instruksi pimpinan jelas, kami diminta memastikan tidak ada warga yang terlantar. Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan langkah cepat untuk mengejar bus rombongan," ujarnya.
Tanpa membuang waktu, pasutri tersebut segera dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal). Sirine meraung membelah arus lalu lintas pagi hari, menandai dimulainya aksi kejar yang tak biasa.
Koordinasi intens dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau posisi bus yang telah melaju ke arah tol. Petugas di lapangan dan kru bus terus berkomunikasi guna menentukan titik pertemuan yang aman.
Aksi dramatis itu akhirnya berbuah manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, menunggu kedatangan kendaraan Patwal yang membawa dua penumpang yang sempat tertinggal tersebut.
Ketegangan pun mencair saat pintu bus kembali terbuka. Raut cemas pasangan suami istri itu berubah menjadi senyum lega penuh syukur.
AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.
"Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana kami hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat," imbuhnya.
Sementara itu, Bakti, salah satu penumpang yang sempat tertinggal, mengaku haru atas bantuan yang diberikan.
"Saya sudah pasrah tadi, bingung harus pulang naik apa. Tidak menyangka justru dikawal polisi sampai masuk tol untuk mengejar bus. Terima kasih banyak Polres Gresik," ucapnya.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik hiruk pikuk pengamanan mudik, hadir dedikasi dan kepedulian aparat yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap perjalanan masyarakat tetap aman dan penuh harapan. (74ck)
Editor : Redaksi