suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tim Dokter RSUD. dr. Soetomo Gelar Konpers Terkait Kematian Alvi Korban Peluru Nyasar

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Masih ingat petugas jasa marga yang terkena tembakan saat baku tembak antara polisi dan pelaku pencuri L300 di jembatan Suramadu 26 agustus 2016 lalu. Dia Alvi Nuri Fitroh (34) warga Kedung Cowek RT 4 RW 1 Surabaya akhirnya meninggal dunia kemarin siang kamis (1/9/2016) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah seelumnya di rawat secara intensif di ruang tulip lantai 3 RSUD Dr. Soewandi Surabaya.

Hari ini pihak kedokteran RSUD Dr.  Soetomo yang di wakili oleh dr. Billy Messakh dokter spesialis bedah mengatakan, waktu itu Alvi datang dengan kondisi yang sangat parah lalu segera di larikan ke ruang ICU, setelah operasi kondisi Alvi sangat bagus.

"Saya sampai senang sekali melihat kondisi mas Alvi yang semakin membaik, planning kita waktu itu sebenarnya setelah operasi ke tahap makan-makanan cair dulu. Lalu ke makanan halus kemudian ke tahap duduk dan terakhir tahap jalan. Aslinya kemarin itu sudah masuk tahap jalan lalu hari ini bisa dipulangkan, namun tuhan berkehendak lain," papar dr. Billy di Mapolrestabes Surabaya, jumat (2/9/2016).

Lalu sebelum Alvi meninggal, dr. Billy mendapat kabar jika saat itu dia muntah-muntah, lalu muntahannya ini masuk ke jalan pernafasan, kondisi itulah yang membuat Alvi semakin parah karena masuk ke paru-paru.

"Seketika itu juga saya perintahkan untuk dimasukkan lagi ke ruang ICU, karena paru-parunya sudah kemasukan cairan muntahan yang berasal dari asam lambung," katanya.

Saat ditanya bagaimana Alvi bisa muntah, dr. Billy menjelaskan bahwa itu mulanya awal dari pola makannya. "Tahap pertama kan makanan cair ke halus lalu dari halus ke kasar nah pola tahap makanan dari halus ke kasar inilah yang belum bisa diterima tubuh Alvi," jelas dokter yang juga menangani Alvi saat di ICU.

Luka di sisi pinggang sebelah kiri itu menyebabkan pembuluh darah dan itu sudah teratasi hari itu juga saat Alvi dilarikan di ICU.

"Asam lambung yang masuk ke paru-paru inilah yang akan bereaksi radang akhirnya gangguan pernafasan seperti orangbyang dicekik, seketika itulah kami langsung memberikan alat bantuan pernafasan," katanya.

Namun naas meskipun sudah diberi alat bantuan pernafasan, nyawa Alvi tak dapat diselamatkan karena ternyata sudah banyak terisi cairan asam lambung.(TOM)

Editor :