suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

M. Sholeh Tewas di Tembak Setelah Membacok Polisi Yang Menangkapnya

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA -  SUARA PUBLIK. Satreskrim Polrestabes Surabaya mulai bertindak tegas atas maraknya kasus pencurian mobil L300 di Surabaya. Terbukti satu dari empat pelaku komplotan curanmor L300 yang selama ini beraksi. Di tembak mati oleh anggota Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, saat hendak beraksi di belakang Polsek Simokerto.

Polisi terpaksa menembak tubuh pelaku lantaran pelaku asal Jedih Bangkalan Madura ini tega membacok satu anngota polisi yang hendak menangkapnya.  

Pelaku curanmor L300 yng tewas tertembus timah polisi tersebut bernama Abdurachman Sholeh 43 tahun asal Jedih Tengah I Kec. Socah Bangkalan Madura.

Pelaku berambut gondrong tewas setelah ditembak anggota Unit Jatanras dengan lima peluru di dada. Polisi terpaksa menembak mati pelaku ini karena saat akan ditangkap membacok anggota bernama AIPTU Kasum. Saat hendak menangkap pelaku yang beraksi di jalan Sidodadi. Akibat perlawanan pelaku ini, AIPTU kasum mengalami luka bacok diperut dan jari tangan.

Kasat Reskrim Sinto BG Silitonga mengatakan, komplotan Sholeh ini berjumlah empat orang. Dalam melakukan aksinya pelaku Sholeh berperan sebagai Organisatoris dn eksekutor.

usai menembak mati pelaku, polisi langsung menggeledah rumah pelaku di Jedih Socah Bangkalan Madura. Hasilnya, polisi menemukan berbagai barang bukti yang digunakan sebagai sarana dan hasil kejahatan seperti dua pedang penghabisan, dua unit sepeda motor yang dijadikan sarana,kunci leter L yang sudah di modifikasi dan puluhan STNK.

melihat banyaknya barang bukti, komplotan Sholeh ini diduga sudah puluhan kali beraksi di Surabaya diantaranya di kawasan Tenggilis, Rungkut dan Sawahan, Ungkap Sinto BG Silitonga,minggu (25/09).

Perwira asal Medan ini juga menjelaskan, pelaku  ini adalah pelaku yang pernah melakukan aksi tembak menembak saat akan disergap oleh anggota Resmob Polrestabes pada sekitar bulan Agustus lalu di Jembatan Suramadu.

Sementara itu dua pelaku lainnya atas nama Aziz dan Selih warga Jati Timur yang berhasil lolos melarikan diri saat disergap akan kami kejar sampai ke manapun yang bersangkutan dan Kami menghimbau untuk segera menyerahkan diri." Pungkasnya.(TOM)

Editor :