suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Penarikan Royalti Musik Oleh YKCI Harus Dikaji Ulang

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Penarikan Biaya Royalti pada tempat hiburan umum yang selama ini dilakukan YKCI perlu dikaji ulang. Sebab aparat Kepolisian selama ini selalu menanggapi laporan YKCI bila ada tempat Karaoke yang tidak membayar royalty pada YKCI.

Tadi siang sidang gugatan Band Radja pada Happy Puppy group terungkap pembayaran sebesar

9 Milyar pada YKCI oleh Happy Puppy Group. (baca juga http://www.suara-publik.com/berita-2122-sudah-bayar-9-milyar-ke-ykci-happy-puppy-masih-digugat-band-radja.html). Selama ini banyak sekali pengusaha hiburan khususnya Karaoke yang resah dengan adanya penarikan itu. Sebab bila tidak membayar royalty pengusahanya bisa dilaporkan ke Polda.

Dengan adanya kasus gugatan Group Band Raja pada pengelola tempat Karaoke Huppy Puppy dan Nav. Penarikan royalty oleh YKCI harus ditinjau ulang. “penarikan royalty oleh YKCI harus ditinjau ulang, sebab bisa saja musisi yang akan menggugat dikemudian hari. Seperti kasus Band Raja yang digelar siang tadi di Pengadilan Negeri Surabaya” papar Kusworo Pengamat Hiburan Umum dan Dunia Malam.

Masih Kusworo, karena banyak musisi yang akan melakukan hal yang sama dengan Band Radja bila kasus nya dimenangkan Yan Kasela DKK. Bila ini terjadi, pengusaha hiburan umum khususnya Karaoke akan gulung tikar, tambahnya(*)

Editor :