SURABAYA - SUARA PUBLIK. Dua pelaku spesialis Jambret
perempuan, Rabu (5/10/2016) sekitar pukul 20.00 WIB, ambruk tak berdaya. Setelah
diberi hadiah timah panas oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tandes, setelah
berusaha melawan saat akan ditangkap usai melakukan aksi di Jl Raya Manukan.
Kedua tersangka yang telah lima kali melakukan aksi penjambretan tersebut
yakni, Harol Anakota (39) warga Jl Manukan Krajan dan Ahmad Romadoni (23)
warga Jl Manukan Peni Gg VII, Surabaya. Dengan berboncengan tersangka memantau
calon korbannya yang keluar dari Swalayan.
Dihadapan petugas, tersangka Harol yang bertugas sebagai Joki mengaku bahwa
setiap melakukan aksi, dirinya selalu mengincar perempuan karena lebih mudah
dan tidak akan melakukan perlawanan," kalau perempuan lebih mudah, dan
tidak berani melawan," ujar pria yang bekerja sebagai tukang parkir tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tandes AKP Oloan Manulang mengatakan, saat anggotanya
sedang melakukan Kring Serse, mendengar teriakan korban yang langsung
mendatangi sumber suara dan melihat pelaku melarikan diri dengan memacu
kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
"Anggota berhasil mengejar dan menghentikan laju kendaraannya,
seketika itu tersangka berusaha melakukan perlawanan. Sehingga dengan
sangat terpaksa harus dilumpuhkan dengan tembakan terarah ke kakinya, setelah
tidak menggubris peringatan," terang Oloan Manulang, jum'at (07/10).
"Tersangka ini sudah lima kali melakukan aksi di wilayah hukum kami. Dimana
semua korbannya adalah perempuan yang mengendarai motor karena dianggap lemah
dan tidak mungkin berani melawan," tambahnya.
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti dompet berisi uang
tunai Rp 200 Ribu, surat kendaraan dan identitas diri . Untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat pasal 365 KUHP dan
diancam hukuman 9 tahun penjara.(TOM)
Editor : Pak RW