SURABAYA - SUARA PUBLIK. Karena keasyikan menghisap sabu, tiga pecandu yang masih dalam pengaruh narkoba ini akhirnya tertangkap. Sebab, seorang polisi yang datang ke tempat mereka pesta sabu, dikira seorang kurir sabu yang hendak mengantar pesanannya. Dengan lantang mereka pun mengaku sedang menikmati hisapan serbuk kristal putih tersebut. Namun dengan cekatan pula, polisi tersebut membekuk ketiganya.
Adalah Saiful (31) warga Pesapen Tengah Nomor 49 Surabaya, yang pertama mengira anggota Unit Reskrim Polsek Genteng itu adalah kurir yang hendak mengantar sabu kepadanya. Sebab Saiful lah yang pertama kali membukakan pintu kamar tempat mereka berpesta. "Saya ditanya oleh bapak itu (polisi, red). Saiful mana? ya saya jawab, saya pak. Lha kok langsung ditangkap," aku Saiful dihadapan polisi, Selasa (15/11/2106) kemarin.
Awalnya, Saiful mengira bahwa orang yang mengetuk pintunya dan diterimanya tersebut adalah orang yang hendak mengirim sabu kepadanya. Sebab, sabu yang ia konsumsi bersama dua temannya sudah hampir habis. Dasar masih dalam pengaruh serbuk haram, Saiful pun berbicara asal saja. Hasilnya, dia, Pujiono (49) warga Pesapen Tengah Nomor 73 dan Rusdianto (25) warga Jalan Sampoerna Nomor 10-B, Surabaya disergap.
Ketiganya pun digelandang ke Mapolsek Genteng berikut barang bukti seperangkat alat hisab sabu dan sisa sabu yang masih di dalam poket plastik. Sabu sisa itu seberat 0,2 gram, diakui Saiful dibeli secara patungan kepada seseorang dengan cara ranjau.
"Sebenarnya, tersangka Saiful ini memang sudah menjadi TO kami. Karena dia juga terlibat pencurian kendaraan bermotor. Nama Saiful muncul setelah kita berhasil menangkap salah satu tersangka curanmor yang beraksi bersamanya" sebut Kanit Reskrim Polsek Genteng, AKP Hendra Krisnawan.
Untuk Saiful, selain akan dijerat dengan UU Nakotika, polisi juga akan menjeratkan Pasal 363 tenang pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sedangkan dua temannya (Pujiono dan Rusdianto, red) hanya akan dijerat dengan UU Narkotika. "Kami akan kejar orang yang selama ini menyuplai sabu kepada mereka," pungkas AKP Hendra. ( TOM)
Editor : Pak RW