SURABAYA Suara-Publik. Upaya polisi menghentikan aksi bandit jalanan tidak pernah berhenti. Polisi
terus bergerak menangkap para pelaku. Terbaru, giliran Unit Reskrim
Polsek Sukolilo berhasil menangkap Muslihin (33), saat beraksi di
halaman parkir Kopertis Jl. R. Hakim / Jl. Ir. Soekarno Mer, pada Jumat
(18/11/2016), sekitar pukul 10.30 Wib.
Penangkapan
Muslihin berawal dari dua anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang
mencurigai dua orang yang mengendarai sepeda motor dengan berboncengan
di bundaran ITS. Setelah itu, oleh anggota di ikuti. Namun, dua orang
yang gerak geriknya mencurigakan tersebut beputar putar di jl. Gebang
dan menuju ke jl. Ir. Soekarno Mer. Mereka lantas berhenti di depan
kantor Kopertis. Kemudian, satu pelaku yang bertugas sebagai pemetik
turun dan masuk ke dalam parkiran tersebut.
"Satu
pelaku menunggu di atas sepeda motor dengan posisi mesin hidup.
Sedangkan pelaku Muslihin yang bertugas sebagai pemetik, langsung turun
dari motor dan beraksi. Dan beberapa saat kemudian, pelaku berhasil
keluar dengan membawa satu unit sepeda motor Vario merah," sebut AKP
Simun Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Sabtu (19/11/2016).
Darisanalah,
lanjut AKP Simun, anggota yang mengikuti para pelaku ini, lantas dengan
cekatan menangkap pelaku. Namun sayang, hanya satu pelaku yakni
Muslihin yang berhasil ditangkap anggota saat pelaku sedang mendorong
motor Honda Vario merah bernopol L 4683 DX milik korban Emi. Sedangkan
satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
"Kami
berhasil menangkap pelaku saat sedang mendorong motor curian dari
parkiran tersebut. Kemudian langsung kami amankan. Tapi, saat kami
lakukan penangkapan itu, teman si pelaku berhasil kabur," imbuhnya.
Nah,
dari tertangkapnya pelaku Muslihin, Unit yang kebetulan melakukan
patroli langsung menyebar untuk mencari satu pelaku lain yang berhasil
melarikan diri. Ada yang melakukan pengejaran di perkampungan daerah
tersebut. Ada pula yang mencari ke jalan raya.
Namun
sayang, satu pelaku yang berhasil kabur tidak dapat ditemukan.
Akhirnya, Muslihin lantas diamankan ke Mapolsek. Nah, saat dibawa ke Polsek itulah, ternyata Muslihin berusaha kabur dari pegangan petugas.
Tak
ingin pelaku kabur lagi, tindakan tegas terpaksa dilakukan. Pistol
revolver milik salah satu anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo, yang
berada didepan dalam penangkapan pagi hari itu terpaksa digunakan. Timah
panas langsung muntah dari moncong senjata jenis revolver itu. Dor dor
dor!! tiga kali tembakan, pelaku tersungkur.
Walau
darah mengucur dari kaki kanannya akibat timah panas polisi, Muslihin
sempat berusaha lari setelah jatuh akibat tembakan itu. Beruntung,
kesigapan anggota yang sudah mengepung lokasi membuat pelaku tidak bisa
lolos. Pria asal Jalan Sumbo gg 2/15, Surabaya itu akhirnya kembali
diamankan ke Mapolsek Sukolilo.
Muslihin
lantas diinterogasi. Dia mengaku baru sekali ini beraksi di sekitaran
Jalan Rahmat Hakim / Jalan Ir. Soekarno Mer, Surabaya. Sasarannya, motor
matic yang diparkir di pinggir jalan. "Saat beraksi pelaku membawa
kunci T. Namun untuk berapa kalinya, ini masih kami coba selidiki,"
beber perwira dengan balok tiga di pundak itu.
Simun
menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang
kasus curanmor tersebut. Sebab, diduga Muslihin merupakan salah satu
sindikat pencuri motor yang kerap beraksi di metropolis. "Masih kita
dalami. Kalau memang benar, rencananya kita akan tangkap satu persatu
anggota sindikat tersebut. Saat ini kami masih memburu satu teman pelaku
yang berhasil kabur. Semoga secepatnya bisa tertangkap," tegasnya.
(TOM)