suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kadisdukcapil Pesimis Program e-KTP Selesai 2012

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
DEPOK, (suara-publik.com)- Suksesi penerapan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau yang ngetren disebut e-KTP di Kota Depok nampaknya mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Hal ini terlihat dari disetujuinya pengajuan (usulan) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait rencana pembelian alat e-KTP dalam perubahan anggaran (ABT) Tahun 2011, sebesar Rp 9 M.

Salah seorang anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Jeanne Noveline yang di temui di sela-sela acara dialog publik yang diselenggarakan oleh salah satu media lokal Kota Depok juga mengungkapkan bahwa dalam pembahasan anggaran biaya tambahan (perubahan anggaran) Tahun 2011, DPRD Kota Depok tidak mencoret sedikit pun pengajuan Disdukcapil terkait pembelian alat untuk e-KTP.

"Kami tidak mencoret sedikitpun pengajuan Disdukcapil tahun 2011 sebesar Rp 9 M terkait rencana pembelian alat e-KTP", ungkap anggota Dewan yang akrab disapa Nane tanpa merinci pengajuan alat yang akan dibeli, Kamis (29/9).

Dikatakan Jeanne, dalam mensukseskan program e-KTP di Kota Depok, seyogyanya Pemerintah tidak membebani masyarakat.

"Yang harus kita lakukan bersama adalah bagaimana kita bisa merangsang agar masyarakat sadar akan manfaat e-KTP sehingga program yang sedang digalakkan Pemerintah ini dapat berjalan sesuai harapan", lanjut anggota Dewan dari Partai Demokrat tersebut menambahkan.

Ditempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kota Depok, Mulyamto justru terkesan pesimis bahwa program e-KTP di Kota Depok dapat terselesaikan pada tahun 2012 mendatang.

"Saya pesimis jika program ini akan selesai pada tahun 2012 karena peralatan dan anggaran sosialisasi yang sangat tidak memadai”, ujar Mulyamto di sela-sela acara dialog publik bertema Mencacah efek domino e-KTP di kawasan RTM, pagi tadi.

Menurut Mulyamto, alokasi dana yang dianggarkan untuk sosialisasi program e-KTP di Kota Depok adalah sebesar Rp 450 juta. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan selama ini cukup terbantu dengan adanya sosialisasi yang sering dilakukan Walikota ataupun Wakil Walikota Depok saat acara keliling bertemu dengan warga.

"Disetiap acara Jumat keliling, Walikota ataupun Wakil Walikota sering mengingatkan manfaat e-KTP kepada masyarakat. Hal itu tentu saja mengurangi (meminimalisir) dana yang keluar untuk sosialisasi", ungkap Mulyamto.
 
Terlihat hadir dalam acara dialog, Sosiolog IPB (Ekawati Sri Wahyuni), Anggota Komisi A - DPRD Kota Depok (Jeanne Noveline), Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Mulyamto)dan puluhan tokoh Pemuda dan LSM. Acara dimoderatori oleh Hendra Kurniawan atau yang akrab disapa HK. (ferry sn)

Editor :