suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

KPU Bondowoso Tidak Berani Targetkan 77,5 Persen Partisipasi Pemilih

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, Suara Publik

Partisipasi pemilih di Kabupaten Bondowoso cenderung menurun dan tidak mencapai target pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013. Hal tersebut menjadi PR besar bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bondowoso. Sebab, target secara nasional partisipasi pemilih yang ditetapkan saat ini mencapai 77,5 persen.

            Seperti yang diungkapkan komisioner KPU Bondowoso bidang Divisi Sosialisasi, Pendidikan dan Pengembangan Pemilih, Lilik Ernawati. Menurut dia, untuk mencapai target dari KPU RI, bukan pekerjaan yang ringan karena capaian partisipasi pemilih pada pilkada 2013 hanya 65 persen, sedangkan target capaian partisipasi pemilih yang ditetapkan KPU RI mulai 2015 sebanyak 77,5 persen.

“Ini tugas yang sangat berat bagi kita sebagai penyelenggara pemilu, tentunya kita harus all out agar bisa mencapai target itu,” kata perempuan yang akrab disapa Lilik ini.

Namun, KPU sudah mengagendakan 126 titik sasaran yang akan mendapatkan sosialisasi agar pencapaian target partisipasi pemilih mencapai target.  KPUD sudah merinci  74 SMA/SMK, 12 partai politik, 17 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 23 kecamatan.

“Dalam kegiatan nanti, ada dua hal yang akan disosialisasikan yaitu tentang partisipasi pemilih dan undang-undang penyelenggaraan pemilu,”katanya.

Sementara itu, untuk SKPD dan kecamatan KPU sosialisasikan tentang undang-undang penyelenggaraan pemilu. Sedangkan SMK dan SMU yang notabene calon pemilih atau pra pemilih kita sosialisasikan tentang partisipasi pemilih.

Kendati demikian, sosialisasi tentang kepemiluan ini dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya karena dengan adanya Pilkada, namun karena KPU RI menerapkan siklus kepemiluan.

“Kita akan melakukan sosialisasi secara terus menerus baik pada pra pemilu, pemilu maupun pasca pemilu,”tegasnya.

Ditegaskan, Sosialisasi tentang kepemiluan ini akan dilakukan di semua segmen, diantaranya segmen perempuan, disabilitas, marginal, keagamaan, perempuan, pemilih pemula, dan pra pemilih.

"Dengan upaya itu semua calon pemilih dapat memahami tanggung jawab sebagai pemilih dan yang dipilih,”ujarnya.

Diakui, angka 77,5 itu bukan angka yang mudah, mengingat kita memiliki beberapa kendala seperti geografi dan tingkat golput yang dipengaruhi oleh rasa apatis dan ketidakpercayaan pemilih terhadap kanditat calon bupati dan wakil bupati.

"Meski kami  tetap tidak berani mentargetkan capaian partisipasi pemilih pada Pilkada 2018. Tapi, KPU Bondowoso optimis mampu memaksimalkan kinerja, apalagi sosialisasi yang akan kita dilakukan nanti secara berkelanjutan,”imbuhnya. (her)

Editor :