suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

TIDAK PUAS DENGAN ISTRI PENJUAL NASI BABAT CABULI ANAK SMA.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya (Suara Publik) - Pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Surabaya. Yusuf 40 tahun penjual nasi babat asal jalan Donokerto Surabaya. Di ciduk Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. rabu (25/1/2017) lalu. Lantaran menyetubuhi Melati (bukan nama sebenarnya) yang masih berusia 17 tahun seorang pelajar SMA warga jalan Tanah Merah Utara Gg 7 Surabaya.

 

Entah setan mana yang ada dipikiran pria 40 tahun ini sehingga tega melakukan aksi kejinya mencabuli Melati sebanyak dua kali 

 

Peristiwa yang pertama terjadi pada Kamis(19/1/2017) sekitar pukul 15.30 Wib, di sebuah rumah di Jalan Donokerto Surabaya. Yakni rumah kontrakan milik korban. Ceritanya, pria 40 tahun itu mempunyai tunggakan arisan harian kepada ibu korban.

 

Rumah Melati dan Yusuf yang bersebelahan, kemudian segera dihampiri oleh Tersangka Yusuf Sebab, arisan harian yang diikutinya di ibu Sasha sudah menunggak sebulan.

 

Sore itu juga, tersangka Yusuf  bergegas menuju rumah Melati dan mencari ibunya. Namun, ternyata ibu Melati sedang tidak berada dirumah. Yusuf lantas menanyakan hal tersebut ke Melati, yang saat itu usai pulang sekolah.

 

Melati kemudian menjawab, bahwa ibunya sedang keluar. Yusuf lalu duduk di sofa, sambil menunggu ibunya. Sedangkan Melati, lantas masuk ke kamar untuk ganti baju.

 

Nah, sekitar sepuluh menit kemudian, Yusuf berpamitan untuk pulang. Namun, Melati yang saat itu berada didalam kamar dengan memakai celana dan BH, membuat tersangka Yusuf tak kuasa melihat kemolekan tubuh sintal korban.

 

"Dari situlah tersangka lalu nyelonong masuk ke kamar korban, saat korban sedang ganti baju. Dengan cara sedikit memaksa, korban kemudian disuruh untuk melayani nafsunya pelaku, yakni dengan oral sex," kata AKP Sugiarti Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (01/2).

Editor :