suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Terjaring Razia Opensif, Empat Pelaku Curanmor Ingusan Dibekuk

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya, Suara Publik - Razia Opensif oleh Unit Reskrim Polsek Tambaksari Surabaya dengan melakukan penyekatan di jalan Tambang Boyo, Kamis (30/3) dini hari kemarin membuahkan hasil. Setelah hampir dua jam melakukan penyekatan, akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB mendapati empat orang dengan mengendarai satu sepeda motor melintas dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Saat dihentikan, penumpang motor satria fu ungu yang duduk paling belakang langsung melompat dan berusaha lari.

 

Sebagian anggota reskrim berpakaian preman segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pemuda yang lari dari pemeriksaan polisi tersebut. Setelah ditangkap, pemuda yang diketahui bernama Sayful (21) warga Ds. Alas Kembang, kec, Burneh Bangkalan Madura yang kos dijalan Veteran Gresik itu kedapatan membawa sejumlah kunci T yang sudah dimodifikasi dan dua anak kunci magnet di dalam saku celananya.

 

Karena kedapatan membawa barang tersebut, Syaiful dan tiga temannya yakni, Umar Faruq (19) warga Ds. Burneh Binoh Bangkalan Madura, Masturi (20) warga Ds. Sobih Kec, Burneh Bangakalan Madura dan Moh. Iqbal (19) warga Ds. Manggisan Kec, Burneh Bangkalan Madura, digelandang ke Mapolsek Tambaksari guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

 

Kapolsek Tambaksari, Kompol David Triyo Prasojo menjelaskan, hasil penyidikan keempatnya mengakui merupakan komplotan pencuri kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah Gresik dan Madura.

 

"Saat kami lakukan penyidikan, mereka mengaku jika sudah lima kali melakukan aksi, tiga kali di Gresik dan dua kali di Madura," beber David, Kamis (30/3).

 

Selain mendapatkan kunci T dan dua anak kunci magnet dari tangan Sayful, polisi juga menemukan sejumlah jimat yang terdiri dari pring petuk, kalung, minyak dan sehelai tali pocong. Saat ditanya, Sayful mengaku jimat tersebut digunakan agar aksinya berjalan mulus dan tidak ada halangan, serta untuk keselamatan dirinya saat beraksi.

 

"tiap beraksi selalu bawa jimat mas, untuk keselamatan. Hasil motor dijual ke penadah temannya Iqbal, 1,2 juta, hasilnya dibagi buat kebutuhan sehari-hari sama senang-senang," aku Sayful yang merupakan pemimpin komplotan ini.

 

Sementara itu, David menambahkan jika perkara ini akan segera dilimpahkan ke pihak Polres Gresik, mengingat tiga TKP dan laporan korban ada di polres Gresik serra jajarannya.(TOM).

Editor :