suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Demo Ribuan Buruh Cinderella Tak Berpengaruh

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
SURABAYA (suara-publik.com)- Isu demo ribuan buruh PT. Cinderella Vila Indonesia ke DPRD Provinsi Jatim dan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, dinilai Gede, SH, tak berpengaruh. Artinya, perjuangan buruh kontrak Cinderella harus ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Surabaya, guna memperjelas nasibnya kepada bosnya. Dan PT tidak berhak mencampuri kewenangan Pengadilan Negeri (PN) selaku eksekutor, Senin (31/10/2011) pukul 05.30 WIB.

“Bos Cinderella sangat keterlaluan. Ribuan buruh Cinderella yang berstatus kontrak hanya diperalat untuk mempertahankan sesuatu yang salah,” sesal Gede. Dikatakan Gede, perpindahan kepemilikan dari PT. Victory Long Age (VLA) ke Cinderella berdasarkan Akta Pelepasan Hak (APH) yang dibuat oleh notaris Endang Widjajanti Soejono, SH, merupakan penyelundupan hukum dan salah. Sebab, APH hanya bisa dilepaskan oleh pemegang hak individu, bukan oleh Perseroan Terbatas (PT, red). Sebab, PT. VLA apabila hendak melepaskan hak miliknya harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT). “Jadi prosedur perolehan PT. Cinderella berdasarkan data palsu. Mengapa tidak bisa dibongkar oleh penyidik Polrestabes Surabaya,” tanya Gede. Ditanbahkan pula,  “Buruh kontrak  jika telah habis masa kontraknya, ya tidak dipakai lagi,” ujarnya.  

Masih Gede, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Coki Manurung jangan sampai terpengaruh dengan oknum yang mengatas namakan memperjuangakan buruh. Begitu pula dengan Ketua PN Surabaya, jangan tebang pilih untuk melaksanakan eksekusi. “Karena bagaimana pun juga, hukum harus ditegakkan. Artinya, eksekusi harus tetap dilakukan demi tegaknya hukum di negara kita,” tandasnya. Apabila, lanjut Gede, Kapolrestabes Surabaya takut hadangan buruh dan preman, jangan malu minta bantuan Pangdam V Brawijaya untuk mengirim pasukan anti huru hara, guna membantu pelaksanaan eksekusi.

Sementara pantauan suara-publik.com di Jl. Tanjungsari 73-75 pada Senin (31/10/2011) pukul 06.30 masih terlihat aman. Aktifitas buruh masih bekerja seperti biasa. (ono) foto Gede bersama FPI di luar PN Surabaya.

 

 

Editor :