suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PPP Bondowoso Gadang-Gadang KH Salwa Arifin Maju di Pilkada 2018

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy
Foto : Imam Tahir Dengan Sejumlah Pengurus PP Bondowoso
Foto : Imam Tahir Dengan Sejumlah Pengurus PP Bondowoso

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bondowoso, sudah di ambang pintu.

Sejumlah partai politik(Parpol) mulai buka-bukaan nama calon yang akan diusung untuk maju dalam Pemilukada 2018. Seperti Partai Persatuan Pembangunan(PPP) yang memunculkan nama Kiai Salwa Arifin yang digadang-gadang untuk maju sebagai bakal calon Bupati Bondowoso tahun 2018 mendatang.

Pengurus DPW PPP Jawa Timur, H. Imam Tahir, mengatakan, dipilihnya Kiai Salwa Arifin sebagai Bakal calon Bupati Bondowoso, karena sangat memenuhi syarat untuk maju dan memimpin Bondowoso.

“Kiai Salwa yang saat ini menjabat sebagai wakil Bupati Bondowoso sudah terbukti loyalitasnya kepada partai serta memiliki elektabilitas yang tinggi,”kata Ketua Fraksi PPP DPRD Bondowoso.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya masih melakukan proses seleksi internal partai. Kata dia, sampai saat ini kader PPP yang memenuhi syarat, hanya Kiai Salwa Arifin. Tapi tidak menutup kemungkinan ada kiai lainnya.

Dalam tubuh PPP di Bondowoso hanya kiai Salwa Arifin yang paling berpotensi maju sebagai bacabup,” kata wakil ketua bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan DPW PPP Jatim ini.

Sebelumnya, PPP  telah menggelar Rapat Pimpinan nasional II(Rapimnas) 2017 di Jakarta, sebagai ajang konsolidasi partai mengahdapi pilkada tahun 2018.

Koordinator Pilgub dan Pilkada se-Jatim dari OKK DPW Jatim ini mengemukakan, setelah Rapimnas, ada juklak mengenai pilbup dan pemilukada sekaligus menginstruksikan kepada seluruh DPC untuk membuka pendaftaran calon mulai 1 hingga 30 Juli, apabila tidak ada calon dari internal partai.

“Kalau tidak ada yang mendaftar, berarti yang dipilih untuk maju berasal dari internal partai,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Bondowoso, Buchori Mun’im, menyatakan, hingga saat ini PPP masih melakukan seleksi di internal partai yang akan diusung pada perhelatan Pemilukada serentak tahun depan.

Meski PPP telah mempunyai sosok calon yang memiliki elektabilitas sangat bagus, namun pihaknya masih belum bisa memastikan hari ini.

Jika nama calon yang akan diusung sudah ada dan disetujui, pihaknya akan membangun koalisi dengan parpol lainnya, mengingat PPP hanya memiliki 5 kursi di DPRD Bondowoso.

“Sedangkan syarat  pengusungan calon kepala daerah, parpol harus memiliki minimal 20 persen kursi DPRD,”imbuhnya. (her)

Editor :