Jakarta, Suara Publik Group - Setelah resmi menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti atau biasa disapa Aa Gatot mulai menunjukkan eksistensinya. Setelah bermain dalam film UMI AMMANAH, kali ini giliran Aa Gatot yang memproduseri film berjudul AZRAQ. Dalam hal menggarap Film Azraq ini Aa tidak bermain-main bahkan dirinya rela menjual sawahnya untuk produksi film ini yang memakan biaya cukup mahal. Menurut dirinya bahwa Film itu adalah cermin kehidupan suatu Bangsa. Dan pembuatan film ini bekerjasama dengan Hongkong serta syuting akan dilaksanakan di beberapa tempatt seperti Makau dan Singapore.
Film yang berjudul AZRAQ ini mengisahkan tentang soal kehidupan sosial, soal derita TKI. Cerita soal TKI yang dijanjikan berangkat ke Arab, tapi belum sampai ke sana sudah dijadikan pelacur. Saya membuat filmnya dengan campuran action dan dokumenter, pesan moralnya banyak sekali. Di situ saya menjadi produser,saya benar-benar ingin m" ujar Aa Gatot saat ditemui di acara pengajian bulanan yang diadakan setiap tanggal 18,di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (18/10).
Semula dirinya tidak yakin apakah Aa bisa atau tidak turut bermain dengan artis-artis senior dan artis-artis papan atas, namun setelah dicoba Aa yakin bahwa dirinya mampu dan bisa bermain dalam film action. Dan dia yakin film ini bisa mnyampaiakan pesan-pesan positiv bagi penggemar film dan khususnya bagi para TKI yang kerap akan bekerja keluar negri, agar lebih berhati-hati. Banyak artis besar yang dilibatkan dalam film ini. Dua nama besar yang akan ikut adalah aktor senior Deddy Mizwar dan juga Christine Hakim.
"Beberapa senior seperti mereka memang akan kita ajak. Ini agar dalam pembuatan filmnya bisa sama-sama memberi masukan untuk perfilman Indonesia ke depannya. Karena film ini akan memberikan sebuah gambaran yang sangat dahsyat untuk Bangsa kita. Begitu sering kita meyaksikan betapa TKI-TKI itu sebelum nya mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Film ini akan menjadi himbauan untuk kita semua yang kita sebelumnya kita tidak mengetahui latar belakng pengiriman TKI keluar Negeri, meskipun tidak semuanya seperti itu" pungkas Aa Gatot.
Aa Gatot pun menegaskan dalam pembuatan film AZRAQ ini juga akan dilibatkan beberapa efek animasi untuk menambah baik kualitas filmnya,”saya akan berjuang melalui film ini dan mudah-mudahan film ini sangat berguna,tapi tentu saja film ini harus dibumbui dengan animasi untuk mengangkat kualitas Film nya,”imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, artis yang tidak asing lagi namanya Torro Margen mengungkapkan, dengan adanya kepemimpinan yang baru di Parfi diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih baik,”saya lihat memang ada perubahan, dimana para artis kita setiap tanggal 18 ada pengajian. Ini sangat baik karena tidak hanya mengejar duniawi saja,siraman rohani seperti ini sangat penting sekali,”ungkap Torro.
Masih dikatakan Toro Margen yang sangat dikenal dengan peran antagonisnya, ” jika memang ada yang tidak menginginkan Aa Gatot menjadi pemimpin Parfi, itu hal yang biasa dan wajar-wajar saja, namanya juga Demokrasi beda-beda pendapatkan hal biasa, saya berharap kepada insan film untuk menciptakan suatu karya nyata untuk membangun bangsa dengan meningkatkan kualitas disegala bidang,yang tentunya ini akan mencerminkan kemajuan film Indonesia dan kita juga akan bangga jika film-film kita bisa menyampaikan pesan-pesan moral yang positif,”tuturnya disela-sela acara pengajian rutin Parfi.(Hrt)Editor : Pak RW