suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Polrestabes Surabaya Gelar Rekontruksi Pembunuhan Kapas Kampung.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Polrestabes Surabaya menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada 12 Mei 2017 lalu, terhadap Go Hong Bun alias Awen seorang pemilik Toko Klontong Bintang Rezeki di jalan Kapas Krampung No.129 Surabaya "Rekonstruksi yang di gelar selasa (15/8/2017) pukul 10.00 Wib, tersebut menampilkan 12 adegan yang diperankan oleh kedua tersangka, sementara korban diperankan oleh anggota kepolisian dari Polrestabes Surabaya.

Pantauan suara-publik dilapangan, reka ulang tersebut berjalan dengan lancar di bawah pengawalan ketat dari personil Polrestabes, dihadiri pihak keluarga korban dan warga yang memadati lokasi reka ulang. "Dalam reka ulang tersebut, kedua tersangka dengan jelas melakukan adegan secara bertahap sesuai dengan isi berita acara pemeriksaan (BAP), mulai dari mereka melakukan perencanaan Polisi menghadirkan dua tersangka, yakni, Saiful Arifin alias Siful dan Dahruji alias Fauzi. Gerakan demi gerakan ditunjukan kedua tersangka hingga membuat korban, Go Hong Bun alias Awen dengan luka bacok dilengan dan kelapa. Dalam rekonstruksi itu ada 12 adegan yang diperagakan.

"Kanit Tipiter AKP Sukris Tri Hartono mengatakan, rekonstruksi ini sudah sesuai berita acara pemeriksaan (BAP). Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. Jalannya rekonstruksi itu sempat menjadi pusat perhatian warga.

Sejumlah warga juga nampak geram begitu melihat tersangka datang untuk melakukan rekonstruksi. Namun polisi memberikan pengamanan yang ketat sehingga rekonstruksi tersebut berjalan aman dan lancar.

"AKP Sukris Tri Hartono Juga menambahkan, sebelum melakukan aksi pencurian dengan pemberatan ini tersangka terlebih dahulu kumpul melakukan perencanaan di Depo Sampah dijalan Tenggumung Baru Selatan di arena burung dara( merpati). Masih lanjut AKP Sukris, dari empat pelaku pencurian dengan kekerasaan ini dua tersangka sudah ditangkap dan orang tersangka sampai saat ini masih dalam pencarian orang ( dpo).

Editor :