suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Polres Bondowoso Siapkan 600 Petugas di Pilkades Serentak.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Dilaporkan oleh : Hery Masduki

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Sedikitnya ada 20 Desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.  Pesta demokrasi akan berlangsung pada tanggal (29/11/2017) mendatang.

Mengantisipasi adanya keributan pada saat dan pasca Pilkades, Polres Bondowoso telah mempersiapkan pengamanan. Bahkan, polisi sudah mempridiksi 5 desa yang rawan kericuhan, diantaranya desa Ardisaeng Kecamatan Pakem, desa Penang dan Gayam Lor Kecamatan Botolinggo, dan dua desa di Kecamatan Curahmadi. Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, mengatakan pihak kepolisian sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk pengamanan pilkades. Pihaknya akan mengerahkan 600 personel. Karena masalah pengamanan tersebut merupakan tanggung jawab dari kepolisian.

“Dalam pelaksanaan pilkades nanti, kami akan mengerahkan 600 anggota, yang teridiri dari 500 dari Polres, dan 100 personel dari Brimob,”kata Taufik, kepada sejumlah wartawan.

Untuk kesiapan kepolisian,  pihaknya telah mengumpulkan seluruh anggota yang akan diterjunkan kelapangan di aula serbaguna Polres, yang dihadiri pula dari Dinas PMD,Bakesbangpol, Satpol PP, Bagian Hukum Setkab Bondowoso.

“Instusi dan OPD itu melakukan FGD (Focus Group Discussian) dengan Babinkamtibmas, Panitia Pilkades, Plt Kades untuk menyamakan persepsi dalam mengidentifikasi kemungkinan kejadian yang akan terjadi saat pelaksanaan Pilkades nanti," Katanya.

Selain itu, Kapolres juga mengaku telah mengantisipasi para penjudi yang kemungkinan ikut bermain dalam Pilkades. Modus yang sering dilakukan  para penjudi biasanya membeli Surat Undangan. “Antisipasinya agar masyarakat dapat memilih, Panitia Pilkades membolehkan warga yang tidak membawa Surat Undangan asalkan bisa menunjukkan KTP saat akan mencoblos,”ujarnya.

Selain itu, Kapolres meminta Panitia menyediakan genset untuk  mengantisipasi aliran listrik dari PLN terputus. Sebab jika kemudian terjadi padam listrik, dikawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Kita harus mewaspadai kemungkinan-kemungkinan itu, agar pula kita tidak kecolongan,”tegasnya.

Kapolres mengungkapkan, bahwa dalam pilkades tersedbut ada dua anggota polisi aktif yang ikut bertarung dalam Pilkades. Menurutnya, meskipun ada anggota ikut Pilkades, Polisi tetap bertindak profesional.

“Kita tetap melakukan pengamanan sesuai SOP, termasuk keamanan surat suara harus diamankan di Polsek masing-masing, saya pastikan meski ada dua anggota Polri yang ikut Pilkades, petugas kami tidak akan berbuat curang,” imbuhnya.(*)

Editor :