Dilaporkan oleh : Mahfud Susyanto
BONDOWOSO, (Suara Publik) - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso, kembali melakukan pelatihan olahan manga dan dan pisang terhadap 50 warga Usaha Mikro (UM), kali ini dilaksanakan di Desa Lumutan Kecamatan Botolinggo.
Tidak hanya itu, Diskoperindag bekerjasama dengan salah satu perusahaan asal Malang untuk melatih warga. Sehingga diharapkan agar setelah mengikuti pelatihan dapat menjadi pengusaha home industry dan meningkatkan usaha mikro dipedesaan.
Kepala Bidang (Kabid) Usaha Mikro, Drs. Edy Soetrisno didampingi PPTK, Naning Priliyawati,SE, mengemukakan, agar produk yang telah diproduksi bisa digemari dan laku dipasaran. Maka warga yang telah menjadi binaan harus pintar untuk mengolah makanan, seperti manga dan pisang.
“Pelatihan olahan makanan bagi Usaha Mikro ini sebagai langkah awal dalam Usaha keripik buah. Sehingga mereka dapat memproduksi dengan baik setelah mengikuti pelatihan,”kata Edy Soetrisno.
Ia juga mengungkapkan bahwa meraih untuk sebuah kesuksesan itu tidak mudah, butuh kegigihan dalam berjuang agar apa yang dicita-citakan bisa terwujud dan menjadi kenyataan. Termasuk dari membeli bahan, membuat keripik, hingga pemasarannya.
“Memang tidak mudah untuk memulai sebuah usaha keripik buah. Tapi dengan kemampuan setelah mengikuti pelatihan ini, maka sedikit demi sedikit pengenalan perlu dilakukan sampai masyarakat tahu dan tertarik untuk membeli,”ungkapnya.
Lebih jauh Edy menjelaskan, agar keripik yang diproduksinya bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat, dirapakan mereka juga dapat memiliki cara tersediri baik dalam memperoduksi kripik buah dengan membuat keripik yang lain. “Pada kesempatan ini tim pelatih, juga memberikan tutorial kepada peserta pelatihan yang tidak hanya bagaimana membuat keripik mangga dan pisang. Tapi dilatih tentang membuat permen manisan buah,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Lumutan, Misjono, mengatakan, kegiatan ini digelar oleh Diskoperindag ini untuk memberikan motivasi agar peserta pelatihan yang merupakan mayoritas ibu rumah tangga ini berani untuk menjadi seorang entrepreneur(pengusaha/wirausahawan).
Menurut kades, pelatihan yang diberikan adalah pelatihan membuat keripik manga dan pisang, karena seperti yang disampaikannya, keripik manga dan pisang sangat sangat diminati dan bahan bakunya juga melimpah di desa Lumutan.
“Pertama saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten yang telah memberikan pelatihan kepada warga saya, dengan begitu kita sangat berharap agar kegiatan ini bisa memunculkan banyak wirausahawan baru,yang nantinya dapat mendongkrak perekonomian di desa Lumutan” harap Misjono.
Selain itu, melalui pelatihan seperti ini, sambung dia, jika suatu saat warga masyarakat Desa Lumutan ini dapat mengembangkan usahanya, sesuai dengan keahlian yang telah dimiliki, dapat pula menitik tularkan kepada yang untuk mereka terapkan sehingga warga yang lain bisa mendapatkan penghasilan dari hasil olahan manga dan pisang.
“Mudah-mudahan apa yang telah diperoleh warga UM desa Lumutan dengan mengikuti pelatihan ini bisa merubah hidupnya menjadi lebih baik,”imbuhnya. (*)
Editor : Redaksi