Laporan Tom.
SURABAYA - Seorang kuli bangunan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan sebuah rumah di Jalan Kuwu'an Lapangan 1, kec.Lontar, kel.Sambikerep Surabaya, tewas diduga akibat menenggak miras, Selasa (24/4/2018).
Wawan(16), kuli bangunan asal Dengkala Jember, tewas setelah sempat mengaku dadanya sakit selanjutnya korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB.
Sementara, salah satu teman korban bernama Fajar Eko Aprianto (19), asal Grenjeng Tuban, mengatakan korban (wawan, red) tadi pagi sempat mengatakan sakit dada dan dia si Wawan semalam juga ikut pesta miras bersama ke empat kuli lainnya," kata Fajar Eko.
Sebab, dari informasi didapat, salah satu kuli bangunan, Eko (19) warga Tuban, mengaku kalau korban setiap hari mempunyai kebiasaan menelan pil obat antimo dan komix sebanyak 10 bungkus tiap harinya.
“Saya tak tau mas kalau habis minum obat. Kalau sudah tau ya ndak saya ajak mabuk (menenggak miras),” kata Eko, di lokasi kejadian, Selasa (24/4).
Sedangkan korban tadi pagi minum miras sendiri mas sebelum melakukan aktivitas, dan dia membeli miras (cukrik) di daerah Manukan mas," pungkas Fajar Eko.
Sementara Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto menjelaskan, kita tidak bisa mengatakan korban meninggal diduga habis pesta miras. soalnya kenapa, menurut saksi teman teman korban bahwa dia sering mengkonsumsi obat Antimo 10 butir setiap hari.
Sementara hingga berita ini diturunkan, korban dibawa ke RSUD Soetomo untuk dilakukan visum.
Editor : Redaksi