suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Minta DPRD Depok Anggarkan Persikad

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

DEPOK, (suara -  publik.com) – Persatuan Sepak Bola Indonesia kota Depok (Persikad) asal kota Depok ini pernah masuk devisi utama, namun semenjak krisis financial, nasibnya terseok-seok. 

Kesebelasan Persikad Depok terdepak dari kompetisi Divisi Utama setelah tidak bisa melanjutkan kompetisi 2009/2010. Keputusan tersebut saat sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

"Selain harus turun kelas, yaitu ke Divisi Satu, Persikad juga harus menerima pengurangan nilai serta denda sebesar Rp 200 juta," 

Yuyun Wirasaputra ketua Persikad kota Depok mengatakan, Untuk mendukung kembali semangat para atlit sepak bola itu, tentu saja semua pihak harus turut berpartisipasi atas kebangkitan kesebelasan kesayangan masyarakat ini, terutama pemerintah serta DPRD Depok menganggarkan pembinaan atlit katanya di gedung DPRD Depok Jalan Boulevard Jumat (17/2/2012).

Sudah banyak atlit yang dilahirkan oleh Persikad kini mereka bermain dan  di kontrak oleh club sepak bola di daerah, dan mereka kangen terhadap kota dimana mereka di besarkan namanya ucap Yuyun.

Selanjutnya Baktiar Butar-Butar selaku komisi Pertandingan PSSI Persikad Depok menambahkan, dahulu usulan anggaran untuk mencakup kegiatan sepak bola khusus Persikad sekitar 2,5 milyar pertahun.

Namun belakangan ini katanya, Persikad kisteru membutuhkan anggaran kegiatan untuk pertandingan devisi satu, karena setiap pertandingan tandang, Persikad butuh biaya banyak katanya.

Selama ini Persikad hanya terfokus anggaran kegiatan untuk internal saja sebesar 250 juta, sementara untuk menunjang fasilitas lainnya   seperti seragam kaos, bola, sepatu, transportasi serta gaji untuk ikut pertandingan tidak terpikirkan.

Dalam kesempatan pertemuan yang diterima oleh Rintis Yanto ketua DPRD kota Depok bersama Yuyun Wirasaputra ketua Persikad yang juga mantan wakil walikota bersama Disporbud yang diwakili Yunus itu akan mendorong anggaran untuk pembinaan atlit sepak bola khusunya Persikad supaya bangkit kembali seperti dulu. (Benny Gerungan)

 

 

 

  

Editor :