suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Warga Pertanyakan Ijin Pembangunan Giant

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

 DEPOK, (suara – publik.com) – Warga masyarakat dilingkungan RW 08 dan RW 024 kelurahan Sukamaju, kecamatan Cilodong mempertanyakan proses dukungan warga atas perijinan pembangunan pertokoan pembangunan Giant yang dikelola PT Hero Supermarket di Jalan Tole Iskandar seluas 1, 2 hektar itu.

Pertemuan warga dengan pengelola Giant yang di hadiri oleh Bambang Heryanto sebagai Devisi Pembangunan, Supri bagian umum dari PT Supermarket Hero, Lurah dan LPM Sukamaju, LSM dan tokoh masyarakat kemarin sore Selasa (6/3/2012) sepakat untuk tidak menyetop kegiatan Pembangunan.

 Dalam pertemuan itu, Hendra Dimun mengatakan, sudah banyak warga mempertanyakan  terkait  pembangunan Giant yang terkesan tidak peduli terhadap dampak lingkungan, khususnya mengenai banjir serta  kemacetan kepada saya.

Ia juga mempertanyakan soal  surat dukungan dari masyarakat atas proses berdirnya pembangunan Giant yang saat ini tengah berjalan.

 “kalau sampai warga tidak tahu atas bedirinya pembangunan Giant, ini artinya keteledoran dari masyarakat itu sendiri” kata Hendra.

Sepengetahuannya, proses rencana pembangunan itu tidak ada dukungan  dari warga sebelah kiri, kanan, depan dan belakang, untuk itu katanya, agar lebih akomodatif seharusnya pihak pengelola pembangunan Giant perlu membuat lagi surat dukungan warga pintanya.

Lebih jauh Hendra ungkapkan, yang kami pertanyakan adalah soal pembuatan saluran air, pelebaran jalan, celukan jalan untuk kendaraan yang hilir mudik, browser serta Tower setinggi kurang lebih 28 meter.

Sementara itu, menurut Bambang  Heryanto  Devisi Pembangunan Giant PT Hero Supermarket, kami akan sampaikan kepada  atasan atas tuntutan warga ucapnya.

Soal pekerjaan saluran air dan pelebaran jalan kami dari pihak PT Hero Supermaket sudah berkoordinasi dengan pihak BPPT terkait perijinan mendirikan bangunan (IMB atas dasar surat yang ditanda tangani warga RW 08, RW 024 serta Lurah Sukamaju.

Terkait banjir dan pelebaran jalan lanjut Bambang, terkait pekerjaan saluran air kami sudah berkoordinasi dengan  Dinas Bina Marga dan Sumer Daya Air (BM dan SDA) dan pekerjaan pelebaran jalan di Dinas Perhubungan, bahkan kami  sudah keluarkan surat perintah kerja (SPK), begitupun soal Tower, jadi semua sudah ditempuh pihak Giant terkait proses pekerjaan pungkasnya.

Saat dikonfirmasi suara – public.com biaya pekerjaan proyek saluran air dan pelebaran jalan yang menggunakan fasilitas umum jalur hijau itu, Bambang enggan menyebutkan nominalnya, “ saya tidak bisa sebutkan nilai proyek itu, karena itu adalah rahasia perusahan “ tandasnya.

Menurut keterangan dari Aulia LPM Sukmajaya, anggaran proyek saluran air sesuai SPK sekitar Rp 600 juta, namun saya belum melihat SPK dari Dishub berapa nilainya.

 Ditempat terpisah, saat wartawan mendatangi kantor BPPT terkait perijinan proses pembuatan IMB pembangunan Giant, Sandi Kasubag perijinan di BPPT sulit ditemui, “ Bapak ada Tamu kata seorang staf, kemudian selang beberapa menit, salah seorang staf mengatakan  bapak sudah keuar”.

Selanjutnya wartawan mendatangi  kantor Dinbinmasda yang langsung bertemu dengan Supomo selaku Kabag Cipta Karya menjelaskan, soal pekerjaan saluran air di areal pembangunan Giant itu bukan kami yang mempekerjakan, apa lagi nilai proyek ketusnya.

Dalam pantauan wartawan terkait dengan surat dukungan dari warga sekitar pembangunan disinyalir ada rekayasa, karena menurut salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya, “ saya tidak pernah menandatangani surat dukungan pembangunan Giant, saya hanya memberikan KTP saja”, namun ironisnya, awal dari surat dukungan itu, sifat surat hanya untuk berdirinya Giant bukan untuk membuat IMB.

 Dikarenakan pertemuan itu hanya diwakili oleh devisi pembangunan,bukan yang bersangkutan yang membuat perijinan, sehingga pertemusn antar warga dengan pengelola Giant dilanjutkan pada hari Kamis (8/3/2012). Benny Gerungan

 

 

Editor :

BHS Dorong Bela Diri Masuk Ekstrakurikuler
News   

BHS Dorong Bela Diri Masuk Ekstrakurikuler

SURABAYA, (suara-publik.com) — Bambang Haryo Soekartono yang dikenal dengan sebutan (BHS) Ketum Kodrat Jatim  mendorong agar kegiatan bela diri bisa memasuki di…