suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Imam Tohari: Kenaikan Honor Guru Ngaji, Lewat P.APBD Bondowoso 2019

avatar suara-publik.com
Foto: Imam Tohari Ketua DPRD Bondowoso.
Foto: Imam Tohari Ketua DPRD Bondowoso.
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik)- Guru ngaji di Bondowoso Jawa Timur (Jatim) patut bersyukur. Karena, kenaikan honor guru ngaji yang menjadi prioritas pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) pemenang Pilkada Bondowoso Serentak 2018, Salwa Arifin dan Irwan Bachtiar Rahmat terealisasi pada tahun depan dengan masuk Perubahan APBD (P-APBD) Bondowoso 2019.

Imam Tohari, Ketua DPRD Bondowoso usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD setempat pada Rabu lalu (14/11/2018) mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permenmdagri) Nomor 13 Tahun 2018, honor guru ngaji masuk anggaran hibah tahun 2018. Sehingga, anggaran hibah honor guru ngaji tidak boleh berturut-turut.

”Maka dari itu, tentunya kita melakukan perubahan anggaran di APBD 2019. Sehingga, KU-PPAS juga diubah dan APBD nantinya juga diubah. Dari situlah, kita memasukkan anggaran honor guru ngaji dan sejumlah hibah lainya di P-APBD 2019,” ungkapnya.

Karena itu, Tohari menepis anggapan sejumlah pihak bahwa kenaikan honor guru ngaji sengaja ada yang menunda-nunda maupun mengganjal. Justru, kata dia, pihaknya berkomitmen anggaran kenaikan honor guru ngaji tidak akan diprogramkan ke apapun juga. Bahkan, kenaikan honor guru ngaji yang menjadi prioritas Bupati Salwa Arifin dan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat merupakan program prioritas Bondowoso pada 2019.

”Seharusnya pada bulan Ramadan nanti, kita sudah bisa memberikan kenaikan honor guru ngaji.  Tapi, untuk tahun 2019 nanti agak terlambat, karena menunggu anggaran hibah dimasukkan di P-APBD 2019,” jelasnya.

Terpisah, Buchori Mun’im, Wakil Ketua DPRD Bondowoso mengatakan, kenaikan honor guru ngaji yang menjadi prioritas Bupati Salwa Arifin dan Wabup Irwan Bachtiar pada 2019 diawali dengan verifikasi dan validasi guru ngaji.  Meski begitu, pada tahun anggaran 2019, kenaikan honor guru ngaji di Bondowoso tetap terealisasi. 

”Karena itu, waktunya realisasi kenaikan honor guru ngaji , setelah mekanisme verifikasi dan validasi guru ngaji selesai dilakukan. Yang jelas kenaikan honor guru ngaji masuk dalam P-APBD 2019. Yaitu dari Rp 800 ribu tahun 2018 naik menjadi Rp 1,5 juta per tahun pada 2019 nanti,” katanya. (edo)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper