Laporan: Budiyono.
Banyuwangi, Suara Publik.com - Tertangkapnya 3 oknum wartawan bersama 2 rekannya saat pesta sabu, ditanggapi oleh LSM Kobra. Ketua LSM Kobra DPC. Kabupaten Banyuwangi Daud Joni WD mengatakan terkait penangkapan 5 orang termasuk 3 orang oknum Wartawan Banyuwangi saat berpesta sabu sabu, Rabu, (29/5/2019) di rumah kos Sutri Banyuwangi, hendaknya jangan sampai terulang lagi.
Dikatakan Joni kejadian yang menimpa rekan rekan wartawan itu perlu di jadikan suatu pembelajaran agar kita dapat menjauh dan terhindar dari barang haram tersebut.
Selain itu Joni juga mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah berhasil mengungkap kasus pengguna narkoba oleh oknum Wartawan. "Ada teman media diduga tersandung masalah tindak pidana narkoba, yang sedang kedapatan pesta nyabu, maka dalam hal ini saya ikut prihatin, ini cobaan maka kedepan kita harus intropeksi diri, kita harus ingat yang kita kerjakan ini, sudah benar atau salah" ujar Joni, di Taman Sritanjung Banyuwangi, (31/5/2019).
Dikatakan Joni tindak pidana kriminal apapun kita harus jauhi, termasuk Narkoba, karena narkoba dapat merusak saraf pengunanya (menghancurkan kepribadian), merusak generasi penerus bangsa, dan mengancam stabilitas bangsa, terlebih dapat melemahkan laju pembangunan nasional.
"Saya berharap kepada rekan rekan saya yang terjebak dalam lingkaran narkoba cukup satu kali ini saja jangan sampai terulang lagi" pintanya.
"Saya sangat mengapresiasi kepada pihak kepolisian Jawa Timur, khususnya Sat Narkoba Polres Banyuwangi, pemakai atau pengedar narkoba, terlebih Bandarnya harus segara di ringkus, kerena ini ancaman bagi kita dan bangsa Indonesia". Pungkasnya.
Editor : Redaksi