Terkenal Sebagai Jalur Tengkorak, Jalan Poros Munggugianti Membuat Was-Was Warga Sekitar

suara-publik.com

Gresik, suara-publik.com - Jalan Poros Munggugianti sudah banyak dijadikan pengendara sebagai jalur alternatif menuju ke arah Raya Benjeng, Surabaya, Lamongan ataupun Mojokerto, melalui beberapa akses jalan tembus yang ada di Kecamatan Benjeng.

Jalan satu-satunya yang harus dilalui yakni jalur Poros yang menghubungkan antara Desa Bulangkulon dan Desa Munggugianti Kecamatan Benjeng merupakan akses utama bagi warga di beberapa Desa di wilayah Benjeng.

Terpantau dilapangan, sabtu (6/6) Jalan Poros Munggugianti terlihat rawan kecelakaan, dikarenakan bergelombang, banyaknya Paving yang sudah rusak berhamburan ditambah minimnya lampu penerangan jalan.

Warga setempat, Darno merasa khawatir dengan kondisi jalan saat ini. “Saya khawatir dengan kondisi jalan yang begitu banyak gelombang cukup dalam, ditambah lagi, jika malam hari Jalan itu sangat gelap, tepatnya antara Desa Munggugianti dan Desa Bulangkulon,” tuturnya.

“Pengendara yang melalui jalan tersebut harus berhati hati, Jalan Poros Munggu ini begitu gelap karena kurangnya lampu penerangan. Bahkan nyaris tidak ada,” imbuhnya.

Baru-baru ini, terjadi kecelakan di Poros Munggu tepatnya arah ke Desa Bulangkulon, Pengendara motor bertabrakan di malam hari, karena masing masing menghindari jalan yang berlobang, “Sepanjang Jalan Poros ini sudah sering terjadi kecelakaan, baik di siang maupun malam hari,” ujar Darno.

Jalan yang rusak dengan banyaknya paving yang terlepas berhamburan, namun pengguna makin hari semakin banyak yang melintas.

Imam Syafii, Ketua LSM LEDAK Gresik mengatakan jika dibutuhkan peran pemerintah untuk menambah penerangan lampu jalan dan perbaikan jalan agar pengguna Jalan Poros Munggugianti tidak mengeluhkan tentang kondisi jalan.

“Semoga pemerintah terkait dapat memberi perhatian penuh dan segera menindaklanjuti kondisi Jalan Poros ini, sebelum menelan korban kecelakaan lagi,” harapnya.

Kepala Desa Munggugianti, Rozy saat akan dikonfirmasi terkait upaya Pemdes dalam meng-koordinasikan perbaikan dengan Pemkab, sabtu (6/6) belum bisa tersambung.(Wahyudi/Mariono)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru