Terkait Ppdb, Ini Penjelasan Kepsek Smpn 1 Kembangbahu Nunggal Isbandi.

suara-publik.com

LAMONGAN. Suara-Publik.com - Progam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sering dikeluhkan beberapa Kepala Sekolah (Kepsek) dengan adanya beberapa oknum yang selalu memojokkan posisi Kepsek yang selalu di tuding dengan ini itu tanpa alasan yang pasti.

Salah satu Kepala Sekolah di wilayah Lamongan tepatnya SMPN 1 Kembangbahu ini misalnya,Nunggal Isbandi selaku kepsek merasa terusik dengan adanya rumor-rumor yang kurang berkenan dimata masyarakat.

Pasalnya,saat adanya tudingan yang menjustice dirinya melakukan pungli terkait PPDB kali ini. Nunggal risau karena oknum tersebut tidak ada konfirmasi maupun datang langsung ke sekolah untuk berdiskusi teng hal ini.

"Sebetulnya ini kan progam komite mas,dan semua juga sudah dilakukan sesuai prosedur dan mengacu pada permendikbud nomor 75." ungkap Isbandi kepada suara-publik.com rabu (26/08/2020).

"Selain itu,(lanjut kepsek) kita pihak sekolah bersama komite juga sudah menyampaikan langsung dan mensosialisasikannya kepada wali murid secara langsung." terang nya.

Semua Kepala Sekolah pastinya selalu ingin melihat perkembangan sekolahnya agar lebih maju. Maka dari itu,pihak sekolah pastinya selalu berdiskusi langsung dengan pihak-pihak terkait,yakni selalu melibatkan para orang tua wali murid dan anggota komite sekolah.

"Jadi,setiap PPDB itu bukan kepala sekolah melakukan pungli atau penarikan jenis apapun. Semua ini dilakukan secara prosedur agar bisa meningkatkan sarana dan prasarana baik akademis maupun non akademis demi kemajuan sekolah."katanya.

Tidak ada unsur paksaan disitu karena disebutkan iuran sumbangan dan di sepakati oleh bersama. Sehingga pertanggung jawaban program kerja dan pendanaan bisa sinkron.

"Semua sudah kita lakukan dan kordinasi,bahkan saya juga selalu welcome kepada siapapun yang belum paham bisa datang langsung kesekolah bertemu dengan saya untuk berdiskusi secara baik-baik.agar nantinya tidak timbul berita yang negatif di masyarakat." (Sulaiman/Syuhadak)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru