Gresik, suara-publik.com - Pelaksanaan peringatan hari besar Islam (PHBI) tahun baru 1 Muharram 1442 H yang diadakan oleh pimpinan ranting muslimat desa boteng kecamatan Menganti Gresik hari ini Jum'at (28/8) terasa istimewa daru tahun sebelumnya.
Bertempat di kediaman Hj. Sumani, acara yang disertai santunan kepada anak yatim piatu tersebut dihadiri oleh para kyai sepuh di Menganti.
Wabup Qosim menghadiri acara tersebut bersama dengan KH. Imam Hanafi, Rois Syuriyah MWC NU Menganti, KH. Hasyim Kholil, KH. Masduki, KH. Makmun dan KH. Agus Muslich (pengasuh PP. Miftahul Ulum) dan para kyai lainnya.
Dalam acara tersebut Wabup Qosim berharap Masyarakat Gresik dalam menghadapi pilkada pada 9 Desember nanti 2020 bisa damai, "Semoga pilkada berjalan damai dan lancar", harap Wabup Qosim.
Dalam ceramahnya, Wabup Qosim menyampaikan perlunya memilih pemimpin sesuai dengan aturan agama agar bisa tercapainya tatanan masyarakat yang ayem dan tentrem.
"Agama sudah mengajarkan kriteria memilih pemimpin, itu saja diikuti", terang Qosim.
Sementara Ketua cabang Muslimat Gresik Hj. Nafiatus Sa'adah dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa semua kriteria pemimpin yang diajarkan oleh agama ada di Pak Qosim. "Pak Qosim itu berpengalaman", ujar Nafi'.
Untuk itu Nafi' menginstruksikan kepada semua anggota muslimat sampai tingkatan ranting untuk mensukseskan Pak Qosim menuju kursi Bupati Gresik. "Monggo sareng-sareng, kita sukseskan Pak Qosim dalam pilkada langsung 2020", seru Nafi'.
Acara itu untuk menyatukan dukungan para ulama dan kyai se-kecamatan untuk H.M.Qosim dalam memenangkan pilkada langsung 2020. "Kita dukung Pak Qosim karena Beliau adalah kader NU Tulen", ungkap Kyai Makmun salah satu ulama sepuh menganti.(imam)
Editor : Redaksi