Sman 1 Cerme, Bikin Aplikasi Belajar Online e-learning Mobo.

suara-publik.com

Gresik, suara-publik.com - Di tengah kebijakan Pemerintah yang masih memberlakukan Pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Virus Korona, aplikasi video conference seperti Zoom menjadi sangat populer di kalangan sekolah.

Seluruh aktivitas belajar mengajar oleh guru dan murid pun kini dilakukan dari rumah melalui aplikasi video conference tersebut. Namun demikian aplikasi Zoom nyatanya terbatas pada 45 pengguna.

Sehingga para guru harus membagi dua sesi untuk satu mata pelajaran, bila memiliki murid lebih dari 45 orang dalam satu kelas.

Tak mau kalah dengan aplikasi yang tengah naik daun itu, SMAN 1 Cerme pun mulai berinovasi sehingga mampu menciptakan aplikasi belajar online sendiri, E-learning Mobo.

Bukan kaleng-kaleng, aplikasi yang dibuat itu nyatanya mampu mengundang peserta dengan jumlah yang tidak terbatas. “Makanya kita sangat mengapresiasi inovasi dari pihak SMAN 1 Cerme Sehingga saya punya pemikiran supaya aplikasi ini dapat dipakai di Sekolah lain,” terang Kasi SMA Kantor Cabang Gresik, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, senin (7/9).

Kepala Sekolah SMAN 1 Cerme, Fatah Yasin menjabarkan beberapa Keunggulan E-learning Mobo diantaranya bisa untuk materi, Absensi, Sinkronisasi data dan masih di update lagi, selain itu ada absen Siswa,untuk pengisian materi ada 3 macam dari youtube yang bisa langsung terkoneksi dengan yang lain, interaksi bisa dilakukan secara langsung, baik dari guru kepada kepala sekolah, kemudian siswa kepada guru.

“Artinya aplikasi ini dapat dipantau oleh kepala sekolah saat guru sedang mengajar. Maka itu, saya sangat mendorong supaya aplikasi ini terus dikembangkan sehingga pelajar yang sedang berada di rumah karena pandemi corona, bisa terbantu,” ucapnya.

Fatah Yasin mengungkapkan aplikasi belajar online ini juga masih butuh sentuhan akhir untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Kendati demikian bila sudah maksimal dia optimis, akan sangat membantu tugas guru dan murid.

“Sebab aplikasi ini bisa direkam sejak awal pelajaran diberikan hingga selesai,” jelasnya.

“Untuk itu, kita mohon dukungan doa agar supaya aplikasi ini bisa menjadi solusi pembelajaran ditengah pandemi dan kita harap bisa membantu seluruh Siswa dan Guru dalam menjalankan tugas belajar mengajar," pungkasnya.(wahyu/imam)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru