HKTI Perempuan Tani Jatim Lakukan Mou Dengan Unmuh, Ini Mou Tersebut.

suara-publik.com

Gresik, suara-publik.com - Untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan Petani, Perempuan Tani HKTI Propinsi Jawa Timur melakukan MOU dengan fakultas pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik, hari itu juga dilanjutkan dengan sambang Desa bersama Petani Perempuan di Desa Tubuwung, Kec. Dukun, Kab. Gresik.

Dalam kegiatan tersebut Ada banyak hal yang dikeluhkan oleh para petani, diantara nya adalah Gagal panen yang disebabkan oleh serangan hama tikus, yang paling membuat prihatin adalah harga bibit dan pupuk yang mahal dan langka, sementara disaat musim panen, harga panen dibeli dengan harga murah.

Banyaknya petani yang meninggal dikarenakan tersengat aliran listrik untuk pengusir tikus juga menjadi hal yang dikeluhkan.

Terkait keluhan tersebut, langkah nyata yang dilakukan oleh Ketua Perempuan Tani HKTI Propinsi Jawa Timur DR. Lia Istifhama yang di dampingi oleh Ketua Perempuan Tani HKTI Kab. Gresik dr. Nila Hapsari memberikan supporting kepada para petani perempuan di Desa Tubuwung, Kec. Dukun, Kab. Gresik berupa Tanggungan Premi BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian kepada 25 petani perempuan yang hadir.

Upaya lain untuk meningkatkan hasil panen juga dilakukan seperti Koordinasi dengan instansi terkait tentang rencana pembuatan rumah burung hantu dan setiap rumah burung hantu di isi oleh satu pasang burung hantu sebagai upaya melawan hama tikus.

Untuk mengatasi langka-nya pupuk petani membuat pihaknya intens melakukan Koordinasi dengan instansi terkait terhadap masalah pupuk yang dihadapi oleh petani, "Kita akan melakukan pembagian pupuk kepada petani," ungkap Lia Istifhama.(wahyu)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru