Sediakan PSK Asal Cirebon, Prostitusi Kedamean Dilibas Polres Gresik.

suara-publik.com

Kapolres Gresik pimpin press rilis Kasus Prostitusi di Kedamean Gresik, suara-publik.com - Bertempat di halaman Mako Polres Gresik jalan Basuki rahmat 22, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH.,SIK.,MM menggelar Press Release kasus Prostitusi.

Dalam Press Release tersebut, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M di dampingi Kasatreskrim AKP Bayu Febriyanto Prayoga, S.H., S.I.K bersama Kasubag Humas Polres Gresik Bambang Angkasa.

Berdasarkan laporan informasi dari masyarakat, anggota Polres Gresik datang ke TKP (tempat kejadian perkara) warung di Desa Banyu urip Kecamatan Kedamean untuk melakukan penyelidikan. Kamis (15/10).

“Dari hasil penyelidikan dan pengamatan dilokasi kejadian ternyata memang benar di warung kopi tersebut telah menyediakan wanita-wanita penghibur yang bisa diajak kencan dan berhubunggan badan,” jelas Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.

Setelah sekian lama memantau di TKP, akhirnya petugas langsung melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap pemilik warung yang berinisial JRA, saat dilakukan penggeledahan di salah satu kamar diamankan tamu lelaki hidung belang bersama dengan wanita yang sedang berdua melakukan hubungan badan.

JRA saat di interogasi mengakui kalau sebagai pemilik dan menyediakan kamar dengan tarif sekali kencan sebesar Rp.150.000, dirinya mendapatkan uang sewa kamar sebesar Rp. 50000 dari setiap tamu yang masuk.

Wanita penghibur tersebut di datangkan dari wilayah Cirebon, pelaku JRA bersama dengan wanita penghibur sebanyak 6 orang berikut barang buktinya di bawa ke Polres Gresik untuk di proses penyidikan lebih lanjut.

Ke enam wanita penghibur tersebut yakni Auli (29). Raya (20). Nina(29). Ismi (20). Rara (18). Veranika (20) berasal dari Cirebon dan Tersangka inisial JRA (19) Asal Gresik Ds. Banyu Urip Kec. Kedamean Kab. Gresik.

Dari penggerebekan tersebut, anggota Polres Gresik mengamankan (BB) Barang Bukti sebagai berikut, Buku tulis catatan rekap keluar masuk tamu, Uang tunai sebesar Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) dan 2 (dua) buah potong kain seprai, 1 (satu) buah bekas minyak pelicin, tisu bekas serta Satu potong Celana dalam dan Bra (BH).

“Pelaku kita jerat dengan pasal 296 dan pasal 506 KUHP Dengan ancaman hukuman pidana kurungan/penjara satu tahun empat bulan,” papar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.(imam)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru