SAMPANG, (suarapublik.com) - Luar biasa, tak disangka gebyar vaksin yang digelar di Banyuates telah di hadiri ribuan anak dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Banyuates. Membludaknya yang mengikuti vaksinasi COVID-19 di Pendopo Kecamatan Banyuates tersebut diluar perkiraan panitia penyelenggara.
Ribuan anak yang didampingi orang tuanya sangat antusias mengikuti vaksinasi COVID-19, acara vaksinasi tersebut diselenggarakan langsung oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Sabtu, (12/03/22).
Hadir dalam acara tersebut, jajaran TNI - Polri dan pengawas pendidikan Kecamatan Banyuates serta perangkat Desa dan Kecamatan Banyuates.
Camat Banyuates, Fajar Sidiq tidak menyangka jika gebyar vaksin yang diadakannya akan dipadati oleh ribuan anak. Menurutnya, awalnya yang kami data berdasarkan undangan hanya ada 400 anak. Namun, yang datang malah ribuan anak didampingi langsung oleh orang tuanya dan juga dewan guru yang berasal dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Banyuates.
"Selain anak, gerai vaksin di Pendopo Kecamatan Banyuates ini. Juga didatangi oleh orang-orang dewasa yang ingin bervaksin booster, jadi dari pagi hingga siang baik itu anak-anak dan juga orang dewasa rela mengantri untuk disuntik vaksin COVID-19," katanya.
Camat Banyuates bersyukur, karena ribuan anak datang untuk bervaksin. Semoga anak-anak yang lain bisa menyusul dan didukung oleh orang tuanya, kalau sudah bervaksin semua. Maka aktivitas belajar mengajar akan berjalan dengan normal," jelas Camat Banyuates.
Sementara itu, Kapolsek Banyuates, AKP Galih Pratama mengatakan, kami sangat berterimakasih. Kepada wali murid dan juga dewan guru yang mendukung anak-anaknya untuk mengikuti vaksinasi COVID-19.
"Kami pastikan vaksin ini aman dan halal. Jangan sampai percaya hoax yang tersebar di berbagai media sosial bahwa vaksin itu tidak aman dan membahayakan. Sekarang sudah terbukti ribuan anak di Banyuates sudah tervaksin, kondisinya aman-aman saja. Jadi kepada warga Banyuates silahkan ajak anak kalian semua untuk bervaksin," tegasnya. (Lex)
Editor : Redaksi