Gresik, suara-publik.com - Untuk mengatasi kelangkaan Minyak Goreng yang meresahkan para emak-emak. Pemerintah Desa Pranti, Kecamatan Menganti menggandeng Anggota DPRD Gresik Wongso Negoro untuk mendapatkan Minyak goreng langsung dari pabrik untuk operasi pasar minyak goreng murah kepada warga. Sebanyak 500 liter minyak goreng harga murah siap disalurkan untuk masyarakat, kamis (24/3).
Dalam operasi pasar itu, setiap warga hanya dibolehkan membeli dua liter minyak goreng kemasan seharga Rp 21000 perliter.
“Karena jumlahnya terbatas, setiap kepala keluarga kita batasi dua liter. Supaya terjadi pemerataan dan tidak boleh adanya penimbunan," kata Kades Pranti, Nardi.
Nardi menegaskan, operasi pasar khusus minyak goreng itu digelar karena mendapat keluhan warga beberapa minggu terakhir, masyarakat tengah susah mendapatkan minyak goreng. Untuk itu, selaku pemimpin desa bertanggungjawab mencari solusi untuk mengatasi tingginya harga dan kelangkaan stok minyak goreng di pasaran. Sehingga masyarakat terbantu, karena bisa membeli minyak goreng dengan harga terjangkau.
“Operasi pasar digelar agar masyarakat kita terbantu karena bisa membeli minyak goreng dengan harga terjangkau,"imbuhnya.
Echa (31) warga setempat, mengapresiasi upaya Pemerintah Desa dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran. Meski dibatasi, namun warga merasa terbantu. Echa berharap, operasi pasar minyak goreng tersebut rutin digelar, karena harga minyak goreng di pasaran sekarang ini menembus harga Rp 25.000 / liter.
“Kami masyarakat sangat terbantu, kalau bisa jelang Ramadhan bisa digelar kembali,” ungkapnya. (Why/imam)
Editor : Redaksi