Kapus Pkm Banyu Urip dan Lurah Kupang Krajan, Dampingi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Erasmus Rotterdam Belanda, Pantau Lansia dan Posyandu

suara-publik.com

Surabaya, suara publik - Kepala Puskesmas Banyu Urip dr. Winartuti Santoso M.Kes. didampingi Nakes PKM Banyu Urip dr. Sherrin, Ana Fauziah, SKM. dan Helen Amd. KL mendampingi Dosen Unair Linda Dewanti, dr., M.Kes, MHSc., PhD serta Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Erasmus Rotterdam Belanda untuk keliling Kupang Krajan memantau Warga lanjut usia (Lansia) dan Posyandu di wilayah RW 3 Kupang Krajan. (11/10/2022). 

Tak ketinggalan, dalam kegiatan ini hadir pula Lurah Kupang Krajan beserta istri didampingi oleh beberapa Staff Kelurahan. Kader Surabaya Hebat RW dan Ketua RW bersama staff.

Herman Felani Lurah Kupang Krajan berharap, hasil study banding ini bermanfaat buat mahasiswa tersebut. Karena disana negara maju, yang bisa menerapkan program yang ada di sini lebih baik, ujar Herman. 

Para mahasiswa Belanda menyampaikan pada Kapus PKM Banyu Urip Lansia dan Posyandu tidak ada di Belanda. Mereka senang dengan program kesehatan tersebut. " Mereka senang dengan program Lansia karena di Belanda tidak ada " Kata dr. Winartuti yang biasa dipanggil dr. Nina. 

100%

Berikut ini mahasiswa Belanda yang study banding di Kupang Krajan. Charisa Harwindus, Yasmin Andela, Elina Severijn, David Knoon, Fleur Lahaije, chakira Himmit dari Rotterdam Belanda. 

Kesan para mahasiswa Belanda merasa senang dan berterima kasih atas keramahan warga dan bantuan Puskesmas dalam program studi banding ini. Makanan yang tersaji juga enak dan bersih. Yang terpenting kegiatan timbang badan Balita dan cek kesehatan rutin Lansia dilakukan oleh PKK RW, kata salah satu mahasiswa mewakili temannya. (*) 

 

 

 

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru