Peringati HAYN, Yayasan Urunan Kebaikan Gelar Festival Yatim 'The Next Leader' 2025

Reporter : Redaksi

SURABAYA, (suara-publik.com) -- Dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras yang luar biasa, sebanyak 108 anak yatim berpartisipasi aktif dalam Festival Yatim 2025 "The Next Leader". Acara puncak yang penuh inspirasi ini sukses digelar di Kampus STIESIA Surabaya, Sabtu (26/07/2025), sekaligus menandai peringatan Hari Anak Yatim Nasional (HAYN).

Festival Yatim sebagai acara tahunan Yayasan Urunan Kebaikan ini memasuki penyelenggaraan ke-5 dengan kolaborasi istimewa bersama SMA IPIEMS dan STIESIA Surabaya. Menghadirkan 90 anak yatim peserta dari panti asuhan jejaring Urunan Kebaikan dan 18 peserta anak yatim dari SMA IPIEMS. Tahun ini, acara membawa konsep berbeda dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan dan potensi diri anak yatim.

Festival ini menghadirkan tiga program utama yang saling melengkapi. Pertama, pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak yatim. Kedua, serangkaian lomba kreatif seperti Lomba Adzan, Pidato, dan Mewarnai yang bertujuan mengasah bakat dan kemampuan. Ketiga, hiburan edukatif berupa dongeng boneka tangan dan band tunanetra Kawan Netra Entertainment yang akan menginspirasi peserta melalui lagunya.

Bambang, Ketua Pelaksana Festival, menjelaskan filosofi pemilihan tema: "Nama acara kita kan Festival Yatim The Next Leader, kenapa saya memilih nama itu? Karena saya percaya bahwa anak-anak yatim itu semua akan menjadi pemimpin dunia, entah itu pemimpin desa, pemimpin perusahaan, ataupun pemimpin negara."

Pernyataan ini berangkat dari keyakinan bahwa status sebagai anak yatim bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Justru, banyak pemimpin besar dunia yang tumbuh dari kesulitan di masa kecil. Program ini dirancang untuk menanamkan mindset kepemimpinan sejak dini melalui berbagai aktivitas yang mengasah confidence, public speaking, dan problem solving.

"Festival Yatim ini berbeda dengan acara anak-anak yatim yang lainnya, disaat mereka bersedih-sedih, kita disini ceria. Karena saya percaya bahwa masa depan anak yatim itu harus bersemangat. Bagaimana meraih sukses kalau kita sedih terus menerus?" tegas Bambang.

Konsep acara yang ceria dan penuh semangat ini mencerminkan cara pandang baru dalam memberdayakan anak yatim. Alih-alih berfokus pada kesedihan atau belas kasihan, Festival Yatim 2025 justru mengedepankan kegembiraan dan optimisme. (Red)

Editor : suarapublik

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru