Muswil ke 10 LDII Jatim Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Reporter : Redaksi

SURABAYA, (suara-publik.com) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 dengan mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius yang Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia Menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara".

Forum yang digelar di Surabaya ini menjadi ajang konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, sekaligus merumuskan arah strategis LDII Jatim untuk lima tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Amrodji selaku Ketua LDII Jatim menyampaikan pandangannya mengenai kondisi bangsa. Ia menekankan pentingnya peran LDII dalam menjaga persatuan dan ikut serta dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Semoga bangsa Indonesia kembali membaik seperti sedia kala,” tutur Amrodji.

Amrodji juga mengungkapkan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas dukungan yang diberikan kepada LDII Jatim selama ini. Menurutnya, perhatian dari pemerintah provinsi menjadi salah satu penguat semangat organisasi.

“Kami selalu disupport oleh Ibu Gubernur Khofifah, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa dua mobil, yakni satu unit Hiace dan satu unit Luxio,” ujarnya.

Sementara itu, Chriswanto Santoso, Ketua Umum DPP LDII, menilai capaian LDII Jatim cukup baik. Ia menegaskan pentingnya evaluasi Muswil agar kinerja ke depan semakin meningkat.

“Secara kasat mata, selama ini Jawa Timur cukup bagus, dan saya berharap evaluasi ini meningkatkan kinerja 5 tahun ke depannya,” ungkapnya.

Di sela sambutannya, Chriswanto juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya Affan, seorang driver ojek online (ojol) yang menjadi korban.

“Atas nama keluarga besar LDII, saya turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Chriswanto.

KH. Akhmad Jazuli, S.H., M.Si. adalah Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Jazuli menjelaskan bahwa Khofifah tidak bisa hadir karena harus mengikuti rapat secara daring bersama Menteri.

“Bu Khofifah sebenarnya ingin hadir langsung, namun pada saat yang sama beliau ada rapat Zoom dengan Menteri. Karena itu, saya diminta untuk mewakili beliau,” ujar Jazuli.

Dalam kesempatan tersebut, Jazuli juga membacakan pesan khusus dari Khofifah yang memberikan apresiasi terhadap kiprah LDII Jatim.

“LDII Jatim makin kuat di tangan Amrodji,” kata Jazuli saat menyampaikan pesan Gubernur.

Muswil ke-10 LDII Jatim diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara LDII, pemerintah, dan masyarakat. Melalui penguatan SDM profesional religius, LDII Jatim bertekad melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia demi kemajuan bangsa. (vin)

Editor : suarapublik

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru