SURABAYA
- SUARA PUBLIK. Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi
momok warga Kota Surabaya. Tak kenal waktu, asal ada kesempatan, sang pencuri
pun beraksi. Seperti yang terjadi di Cafe And Karaoke MF di jalan Rungkut Madya
no.179 kali ini. Kelompok pencuri motor beraksi di siang hari dan berhasil
menggasak motor honda Vario warna putih silver nopol L-5504-OA milik
seorang karyawati di Cafe MF tersebut.
Sebenarnya, peristiwa itu terjadi sejak Senin siang (08/8/2016). Namun, korban yang bernana Nur Farida baru melapor, senin malam. Selain melaporkan kehilangan motornya, Sulis juga membawa rekaman CCTV yang terletak di depan Cafe MF tempatnya bekerja. Sebab, dari rekaman CCTV tersebut, terlihat jelas bagaimana dua pencuri tersebut beraksi. "Saya kehilangan motor honda beat warna putih silver dengan nopol L -5504-OA," kata Nur Farida kepada Suara Publik, senin malam.
Sementara dari rekaman CCTV yang ada, nampak dua pencuri awalnya berboncengan saat memasuki area Cafe MF itu. Kedua pencuri ini memakai helm. Sang joki memakai helm merah dan memakai jaket, sedangkan yang dibonceng mengenakan helm putih juga memakai jaket warna biru. ”Pencuriannya sekitar pukul 12.30. Waktu itu saya masih kerja di dalam,” imbuh Nur Farida.
Setelah itu, mereka berhenti di deretan kendaraan parkir. Ada tiga sepeda motor di sana. Pelaku yang dibonceng lalu turun dan melihat kondisi sekitar. Sedangkan sang joki, menunggu didepan motornya untuk berjaga-jaga. Saat itu, kondisi di pelataran cafe MF di jalan Rungkut Madya terlihat sepi.
Sejurus kemudian, pelaku tadi terlihat mengeluarkan benda sejenis kunci T. Dia lalu mengutak-atik rumah kunci tersebut. Aksi itu berlangsung cepat, tidak sampai sampai dua menit.
Kedua pelaku pun berhasil menggondol motor korban. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Rungkut.
Terpisah, menanggapi aksi pencurian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP. M. Akhyar , menyatakan, memang para pelaku curanmor selaku memiliki banyak jaringannya. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu memasang kunci ganda untuk langkah antisipasi. "Karena kadangkala, para pencuri itu beraksi ketika ada celah dan kesempatan. Jadi, jangan sampai kita teledor meletakkan barang berharga kita, termasuk kendaraan bermotor," tandas mantan Kanit Narkoba polrestabes ini.(TOM
Sebenarnya, peristiwa itu terjadi sejak Senin siang (08/8/2016). Namun, korban yang bernana Nur Farida baru melapor, senin malam. Selain melaporkan kehilangan motornya, Sulis juga membawa rekaman CCTV yang terletak di depan Cafe MF tempatnya bekerja. Sebab, dari rekaman CCTV tersebut, terlihat jelas bagaimana dua pencuri tersebut beraksi. "Saya kehilangan motor honda beat warna putih silver dengan nopol L -5504-OA," kata Nur Farida kepada Suara Publik, senin malam.
Sementara dari rekaman CCTV yang ada, nampak dua pencuri awalnya berboncengan saat memasuki area Cafe MF itu. Kedua pencuri ini memakai helm. Sang joki memakai helm merah dan memakai jaket, sedangkan yang dibonceng mengenakan helm putih juga memakai jaket warna biru. ”Pencuriannya sekitar pukul 12.30. Waktu itu saya masih kerja di dalam,” imbuh Nur Farida.
Setelah itu, mereka berhenti di deretan kendaraan parkir. Ada tiga sepeda motor di sana. Pelaku yang dibonceng lalu turun dan melihat kondisi sekitar. Sedangkan sang joki, menunggu didepan motornya untuk berjaga-jaga. Saat itu, kondisi di pelataran cafe MF di jalan Rungkut Madya terlihat sepi.
Sejurus kemudian, pelaku tadi terlihat mengeluarkan benda sejenis kunci T. Dia lalu mengutak-atik rumah kunci tersebut. Aksi itu berlangsung cepat, tidak sampai sampai dua menit.
Kedua pelaku pun berhasil menggondol motor korban. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Rungkut.
Terpisah, menanggapi aksi pencurian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP. M. Akhyar , menyatakan, memang para pelaku curanmor selaku memiliki banyak jaringannya. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu memasang kunci ganda untuk langkah antisipasi. "Karena kadangkala, para pencuri itu beraksi ketika ada celah dan kesempatan. Jadi, jangan sampai kita teledor meletakkan barang berharga kita, termasuk kendaraan bermotor," tandas mantan Kanit Narkoba polrestabes ini.(TOM
Editor : Pak RW