Kolaborasi JAYCA dan DOE Internasional,  Lahirkan 71 Inisiator Muda Jawa Timur melalui Puncak Penghargaan di Bondowoso

Reporter : Redaksi

‎BONDOWOSO, (suara-publik.com) – Sebanyak 71 orang muda yang terdiri dari pelajar dan santri berprestasi dari berbagai wilayah di Jawa Timur resmi menerima penghargaan dalam acara penganugerahan (Awarding) Jatim Young Changemaker Academy (JAYCA) 2026. 


‎Kegiatan tersebut
 yang menjadi puncak perayaan gerakan kebaikan ini diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Bondowoso pada Sabtu, (25/4/2026).


Dari total 71 peserta yang menerima penghargaan, sebanyak 66 pelajar dan santri berhasil meraih penghargaan ganda, yakni JAYCA Award sekaligus penghargaan internasional The Duke of Edinburgh’s (DOE) International Award level Bronze. Sementara itu, 5 peserta lainnya dianugerahi penghargaan JAYCA Award atas dedikasi mereka dalam menciptakan dampak sosial di lingkungannya.


‎JAYCA sendiri merupakan program inkubasi bagi orang muda hasil kolaborasi strategis antara Ashoka Indonesia, Duke of Edinburgh International Award Indonesia, Urunan Kebaikan, Ruang Pasien, Gus Dur Corner UIN KHAS Jember, Ecoton, ASVIA, YPP Nurussalam, Tanoker, Rumah Edukasi Creative, hingga Wiskomunalian.


Selama enam bulan masa pembinaan, para peserta didampingi secara intensif untuk belajar dan melakukan gerakan perubahan yang fokus pada isu-isu krusial, di antaranya pendidikan, inklusivitas, lingkungan, hak anak dan pengasuhan, serta kesehatan.


Aksi nyata yang dilakukan para penerima penghargaan ini mencakup kampanye edukatif di media sosial, melakukan audiensi langsung dengan jajaran pemerintah, menyelenggarakan sosialisasi kepada sesama orang muda, hingga membangun kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga pendidikan.


Sinergi antara JAYCA dan DOE International Award memungkinkan seluruh aktivitas pengembangan diri, layanan masyarakat, dan perjalanan petualangan yang dilakukan peserta selama program diakui secara internasional. 

Hal ini menjadi bukti bahwa anak muda Jawa Timur mampu bersaing dan memiliki standar kompetensi global dalam hal kepemimpinan dan kepedulian sosial.

‎Acara penghargaan ini turut dihadiri dan disaksikan oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Bondowoso, Direktur Ashoka, dan Direktur DOE Indonesia, serta para orang tua dan kepala sekolah yang bangga melihat pencapaian para inisiator muda ini.

Melalui penghargaan ini, diharapkan semangat changemaking” atau pembawa perubahan yang telah tertanam dalam diri 71 peserta ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak anak muda di Jawa Timur untuk berani mengambil inisiatif atas permasalahan sosial di sekitar mereka. (Bam)‎

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru