Surabaya- SUARA PUBLIK. Sekilas, prejengan dari Andrea H memang
terlihat mirip dengan serdadu Angkatan Darat. Rambutnya cepat ditambah badannya
yang tinggi dan agak kekar. Maklum saja, jika kita melihat sekilas memang mirip
dengan Anggota TNI. Tapi orang yang satu ini, mengaku berpangkat Brigjent
dengan jabatan sebagai Staf Ahli Ekonomi Panglima TNI yang berdinas di Jakarta
ini ternyata TNI palsu (gadungan).
Dengan bermodal baju dinas berpangkat Brigjend TNI AD, seorang pria berinisial
Andrea H berhasil diamankan Anggota Intel Polrestabes Surabaya atas Laporan
dari Dandim Surabaya Timur.
Tersangka diamankan disebuah Apartemen wilayah timur Surabaya tepatnya di
lantai 9 kamar no. 0933. Sekitar pkl. 22.00 wib anggota piket Intelkam
Polrestabes Surabaya mendapat perintah dari Kasat Intelkam untuk berkordinasi
dengan Dandim Surabaya Timur. Informasinya ada anggota TNI AD gadungan di
apartement Dian Regency.
Kemudian anggota piket intel datang ke lokasi dan bergabung dengan Komandan
Kodim (Dandim) Surabaya Timur. Sekitar pkl. 23.40 wib Anggota melaksanakan
penangkapan dilantai 9 No.0933. Setelah mengintrograsi pelaku dan mengaku bahwa
dirinya adalah TNI AD gadungan, juga mengaku melakukan penipuan selama ini
hanya untuk gagah-gagahan saja.
Kini tersangka bersama barang bukti diantaranya 2 Plonco sak TNI, 2 Trening
doreng, 2 kaos doreng mabes, 2 topi doreng AD, 1 kaos kaki PDL, 1 pin Mabes
TNI, 2 tas doreng, 3 steiker plat nomer Mabes TNI, 4 atribut Mabes TNI, 1
kompas, 2 pines / cater, 1 senter dan surat surat yang berlogo Mabes TNI dan
ditandatangani Panglima TNI tanda tangan scaner palsu berada di Mapolsek
Sukolilo untuk dilakukan pemerikasaan lebih lanjut.
Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani membenarkan penangkapan ini, selanjutnya
pihaknya
akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka lebih mendalam apakah ada
jaringan lain atau korban lain yang sudah dirugikan oleh tersangka.”
ungkapnya.(TOM)
Editor : Pak RW