DJP Jatim I Edukasi 834 Pelajar Surabaya Melalui Pajak Bertutur 2026

Reporter : Redaksi

SURABAYA, (suara-publik.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I bersama Kantor Pelayanan Pajak (KPP) se-Surabaya menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2026 secara serentak di 14 sekolah mitra inklusi, Kamis (3/9/2026). Kegiatan bertema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara” ini bertujuan menanamkan kesadaran pajak kepada generasi muda sejak dini. 

Pajak Bertutur merupakan bagian dari Program Inklusi Kesadaran Pajak di bidang pendidikan yang mendorong peserta didik memahami pentingnya pajak sebagai salah satu instrumen pembangunan nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. 

Secara nasional, Pajak Bertutur 2026 dilaksanakan serentak oleh 34 Kanwil DJP, 352 KPP, dan 204 Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Program ini telah berlangsung rutin sejak 2017 sebagai upaya membangun budaya sadar pajak melalui dunia pendidikan. 

Di Surabaya, kegiatan ini melibatkan 834 siswa dari 14 sekolah mitra inklusi, mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Sejumlah sekolah yang berpartisipasi antara lain Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, SD Cheng Ho, SMP Barunawati Surabaya, SMP Ta’miriyah, SMPN 12 Surabaya, SMPN 16 Surabaya, SMPN 26 Surabaya, SMPN 39 Surabaya, SMPN 43 Surabaya, SMPN 45 Surabaya, SMAN 2 Surabaya, SMAN 9 Surabaya, SMAN 15 Surabaya, dan SMAN 16 Surabaya. 

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Max Darmawan, hadir langsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya. Ia menegaskan bahwa edukasi perpajakan kepada generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang memiliki literasi pajak kuat menuju Indonesia Emas 2045. 

Menurut Max, peserta memperoleh pemahaman mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), fungsi dan manfaat pajak, pengelolaan penerimaan negara, hingga peran generasi muda dalam mendukung kepatuhan pajak di masa depan.

“Melalui Pajak Bertutur, peserta memperoleh edukasi mengenai pengenalan APBN, pengertian dan fungsi pajak, pengelolaan dan manfaat pajak bagi pembangunan, serta peran generasi muda dalam mendukung kepatuhan pajak di masa depan,” ujar Max Darmawan. 

Selain materi di sekolah, seluruh peserta juga mengikuti sesi “Direktur Jenderal Pajak Menyapa” yang diselenggarakan secara nasional dan diikuti secara daring oleh unit vertikal DJP di seluruh Indonesia. 

Max menambahkan, pajak memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Maju. Mereka yang saat ini menjadi peserta didik akan menjadi wajib pajak di masa depan yang diharapkan memiliki kesadaran untuk berkontribusi melalui pemenuhan kewajiban perpajakan,” katanya. 

Melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan menyenangkan, DJP berharap para pelajar mampu memahami peran pajak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menyadari pentingnya kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional. Kanwil DJP Jawa Timur I juga berkomitmen memperkuat edukasi perpajakan kepada generasi muda sebagai calon wajib pajak masa depan guna mewujudkan masyarakat yang sadar dan patuh pajak secara sukarela. (vin)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru